• Kalau engkau dilupakan, diterlantar- kan atau dengan sengaja tidak diperhatikan. Dan tidak merasa terluka atas penghinaan……
• Itulah “Aku“ yang mati
• Kalau kebaikanmu diceritakan sebagai kejelekan, keinginanmu dicoret, nasihatmu dihiraukan.
• Dan kalau tidak mengizinkan amarah timbul dalam hatimu atau mencoba membela diri, tetapi menerima dengan sabar dan diam
• Itulah “Aku“ yang mati
• Kalau engkau puas makan dengan apa saja, dengan cuaca, dengan lingkungan dan pakaian apa saja, dan mengartikan sebagai kehendak Allah.
• Itulah “Aku“ yang mati
[Noor Sitepu]
• Itulah “Aku“ yang mati
• Kalau kebaikanmu diceritakan sebagai kejelekan, keinginanmu dicoret, nasihatmu dihiraukan.
• Dan kalau tidak mengizinkan amarah timbul dalam hatimu atau mencoba membela diri, tetapi menerima dengan sabar dan diam
• Itulah “Aku“ yang mati
• Kalau engkau puas makan dengan apa saja, dengan cuaca, dengan lingkungan dan pakaian apa saja, dan mengartikan sebagai kehendak Allah.
• Itulah “Aku“ yang mati
[Noor Sitepu]
