<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781</id><updated>2011-04-21T14:37:19.858-07:00</updated><category term='Oktober [2004]'/><category term='SK BULETIN ERGUNA'/><category term='Agustus [Tahun 2004]'/><category term='September [2004]'/><category term='Juni [Tahun 2004]'/><title type='text'>Buletin ERGUNA</title><subtitle type='html'>MEDIA KOMUNIKASI JEMAAT GBKP RAWAMANGUN PULOMAS</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>28</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-4442724060988956713</id><published>2008-10-05T10:46:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:48:53.518-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>BULETIN ERGUNA BULAN OKTOBER 2004</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;SALAM KAMI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam dalam kasih YESUS&lt;br /&gt;Syalom. Puji TUHAN telah kita lalui peristiwa penting dalam kehidupan kita sebagai warga negara dan gereja dengan aman dan sukacita. Pemilu legislatif telah usai, Majelis GBKP Rawamangun telah dilantik dan Presiden RI telah terpilih. Bulan Oktober sampai Desember akan kita isi dengan mempersiapkan diri menyambut Natal dan Tahun Baru 2005. Bagaimana hati kita? Apakah kita tetap memiliki komitmen untuk terus melayani TUHAN? Atau kita tetap memilih hanya menjadi jemaat biasa dan masih enggan berperan aktif? Masih banyak ladang pelayanan yang menanti partisipasi kita di lingkungan gereja termasuk memperkuat Team PI GBKP Rawamangun. Kami mengajak kita bergabung. TUHAN memberkati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Redaksi &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-4442724060988956713?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4442724060988956713'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4442724060988956713'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/buletin-erguna-bulan-oktober-2004.html' title='BULETIN ERGUNA BULAN OKTOBER 2004'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-4380686719073653193</id><published>2008-10-05T10:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T11:11:52.311-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>REFLEKSI</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Darrel Scott menuturkan, putriku Rachel sedang duduk di taman bersama teman-temannya. Dia anak yang cantik, enerjik, optimis dan penuh pengharapan, berbakat, murid sebuah SMU di Columbia. Selagi duduk di taman menikmati makan siangnya dengan brutal ditembaki bersama beberapa  temannya. Saya tahu rasa sakit karena “tidak mengetahui” apa yang sedang terjadi. Merupakan suatu hal yang “mengerikan” pada saat anda berdoa “TUHAN biarkan putriku hanya terluka dan sembunyikan dia di suatu tempat”. Itu terjadi lebih dari 24 jam sebelum kami menerima konfirmasi tentang apa yang saya takutkan: Rachel adalah salah satu korban yang meninggal. Hanya beberapa saat saja dia tidak ada lagi. Saya bersyukur pada akhirnya saya memilih untuk berpaling kepada Bapa Sorgawi yang memberi kekuatan dan kenyamanan dalam ketidakberdayaanku dan mampu untuk melihat jauh melampaui tragedi yang saya alami kepada suatu tujuan Ilahi yang muncul seiring berjalannya waktu. Darrel Scott menjadi orang yang tekun, tahan uji dan hidup penuh pengharapan kepada TUHAN. Ia dipakai TUHAN untuk menguatkan saudaranya yang mengalami penderitaan.&lt;br /&gt;2Saudaraku, penderitaan bukan kesalahan, kadang TUHAN mengizinkan untuk membentuk kita supaya lebih berguna menjadi “alat di tanganNya”.(dari RENUNGAN LPMI)&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr hb_tag="1" unselectable="on"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-4380686719073653193?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4380686719073653193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4380686719073653193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/refleksi.html' title='REFLEKSI'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-1281198487871243575</id><published>2008-10-05T09:50:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:53:43.335-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>PELAYANAN PERKUNJUNGAN GEREJAWI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh: N. Y. Rumpaka&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Beberapa Prinsip Dasar:&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;1. Perkunjungan Gerejawi [PG] harus dibedakan dengan kunjungan kepada teman/kenalan. PG bukan sekadar mampir;&lt;br /&gt;2. Perkunjungan juga bukan suatu cara untuk menambah jumlah anggota. Beberapa gereja/ persekutuan banyak memanfaatkan cara ini untuk mengambil keuntungan pribadi;&lt;br /&gt;3. PG merupakan wujud penghayatan persekutuan antar-jemaat seperti persekutuan antara Tuhan dengan umat manusia. Artinya dengan kuatnya nilai persekutuan maka PG dengan sendirinya akan berjalan.&lt;br /&gt;PG Memliliki Beberapa Tujuan:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;1. Perkunjungan Umum&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Perkenalan: kunjungan ini biasanya dilakukan kepada simpatisan (pengunjung tetap kebaktian) yang mungkin berkeinginan menjadi anggota jemaat kita;&lt;br /&gt;b. Penguatan: ditujukan kepada yang sakit, persiapan operasi, persiapan acara-acara besar (perkawinan, ujian, caleg, dan lain-lain);&lt;br /&gt;c. Penghiburan: ditujukan kepada jemaat yang mengalami kedukaan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;2. Perkunjungan Khusus&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;a. Penggembalaan (Konseling Pastoral), ditujukan kepada anggota jemaat yang telah diketahui memiliki persoalan (permasalahan) karena tidak pernah datang dalam kebaktian, atau diketahui memiliki ajaran yang menyimpang, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Dasar Teologis PG:&lt;br /&gt;Matius 9:13 “Jadi pergilah dan pelajarilah arti Firman ini: “Yang Kuhendaki ialah belas kasihan dan bukan persembahan, karena Aku datang bukan untuk memanggil orang benar melainkan orang berdosa”.&lt;br /&gt;Matius 20:28 “Sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang”.&lt;br /&gt;Karena kasih Tuhan yang besar kepada manusia ciptaanNya yang jatuh dalam dosa, maka Tuhan datang/hadir/berkunjung melawat di tengah-tengah manusia untuk menebus dosa kita. Yesus wujud Tuhan itupun dalam pelayananNya melakukan perkunjungan kepada banyak orang, kepada mereka yang sakit, kedukaan, bermasalah, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Pelaksanaan PG:&lt;br /&gt;Pada prinsipnya kunjung-mengunjungi adalah kegiatan biasa umat manusia sebagai mahluk sosial. Artinya seluruh anggota jemaat diperbolehkan untuk saling mengunjungi. Namun, secara khusus penggembalaan hanya bisa dilakukan oleh pejabat gerejawi atau anggota jemaat yang telah direkomendasikan khusus oleh Majelis Jemaat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Tips Umum Dalam Perkunjungan:&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Prinsipnya secara umum, setiap perkunjungan memiliki karakteristik yang berbeda -beda. Artinya, mengunjungi jemaat yang sakit akan berbeda dengan mengunjungi jemaat yang dalam kedukaan. Dapat dikatakan PG adalah seni. “Untuk itu pengalaman adalah guru yang terbaik”. Semakin anda sering melaksanakan pelayanan perkunjungan maka anda akan semakin ahli.&lt;br /&gt;Di bawah ini terdapat beberapa tips antara lain:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Hadir seutuhnya&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan/kunjungan kita merupakan pelayanan total seluruh hidup kita. Hindarilah pikiran yang bercabang atau anda sendiri sedang dalam masalah. Sehingga jika dalam satu hari dapat mengunjungi satu jemaat saja tidaklah masalah, bahkan lebih bagus sebab fokus dan jemaat tersebut puas.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Mendengarkan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tips ini termasuk sulit, sebab kebanyakan orang kesulitan untuk diam dan mendengar pembicaraan orang lain. Sampai-sampai dalam Yakobus 1:19 dinasihatkan “Hai saudara-saudara yang Kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar tetapi lambat untuk berkata-kata…”.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Ada Doa, Tetapi Tidak Harus Membaca Dari Alkitab&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Doa dapat dilakukan sebelum atau sesudah perkunjungan, namun doa ini harus dilakukan. Inilah yang membedakan PG dengan mampir kerumah teman. Namun, kita tidak harus melakukan pembacaan dari Alkitab. Maksudnya adalah tidak selalu kita perlu membawa-bawa Alkitab dan membacanya (kecuali peng- gembalaan). Hal tersebut dapat dimodifikasi, misalkan dalam percakapan kita mengingat satu bagian dari ayat-ayat tertentu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Jangan Berpikir Untuk Menyelesaikan Suatu Masalah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kadang-kadang dalam perkunjungan, jemaat tanpa sengaja menyampaikan suatu masalah kepada kita. Biasanya kita langsung sok-sok’an, menjadi seperti seorang konselor menyampai- kan banyak nasihat padahal nasihat tersebut malah menyesatkan.&lt;br /&gt;Selain itu, ada bahaya lain yaitu seakan-akan kita harus mampu memecahkan/menyelesaikan masalah tersebut.&lt;br /&gt;Sebaiknya jika sejak awal sudah merasa masalah tersebut sulit, dengan sopan kita katakan di lain hari akan datang kembali bersama dengan pendeta atau pejabat gereja lainnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5 Jangan Memanfaatkan Untuk Kepentingan Pribadi&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Masalah ini sering terjadi pada perkunjungan perkenalan (khususnya ibu-ibu). Kunjungan tersebut berlanjut sebagai ajang jual-beli, ngerumpi, nyomblangin anak orang, promosi, dan lain-lain.&lt;br /&gt;Galatia 6:2: “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Disampaikan dalam salah satu PJJ Jemaat GBKP Rawamangun Pulomas) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-1281198487871243575?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1281198487871243575'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1281198487871243575'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/pelayanan-perkunjungan-gerejawi.html' title='PELAYANAN PERKUNJUNGAN GEREJAWI'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-2680489852170861489</id><published>2008-10-05T09:18:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T09:40:37.958-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>BULETIN BULAN SEPTEMBER 2004</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;font-size:130%;color:#ff0000;"&gt;SALAM KAMI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salam dalam kasih YESUS&lt;br /&gt;Syalom. Bulan September pertengahan akan dilaksanakan pelantikan Majelis Jemaat yaitu para pertua diaken dan akan dilanjutkan dengan pemilihan BP Runggun, pengurus PJJ dan lembaga-lembaga. Kami dari Tim Buletin ERGUNA dan Tim PI GBKP Rawamangun Pulomas senantiasa berdoa agar kerjasama demi kemajuan GBKP dan kemuliaan nama TUHAN tetap menjadi semangat semua pelayan di dalam menjalankan tugasnya. Kami juga mengharapkan dukungan para majelis yang baru untuk memikirkan perkembangan Pekabaran Injil ke depan, sehingga tim ini semakin banyak menjaring jiwa sesuai dengan Amanat Agung TUHAN. Selamat melayani dan TUHAN memberkati. Redaksi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-2680489852170861489?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2680489852170861489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2680489852170861489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/salam-kami.html' title='BULETIN BULAN SEPTEMBER 2004'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-9202245503656641604</id><published>2008-10-05T09:17:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:21:34.623-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>PEMBABTISAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: Pdt. Joshua BYJ. Tewuh, STh, M.Min&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Baptisan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Asal Kata : Baptizo (Yun) – Baptism (Engl) – Baptis (Ina)&lt;br /&gt;- Arti Harafiah : Dicelupkan/diselamkan/dibenamkan kedalam air&lt;br /&gt;- Arti Kamus Alkitab : Diantara orang-orang Yahudi, khususnya pada zaman Tuhan Yesus lahir, baptisan terutama sekali berarti:&lt;br /&gt;1. upacara tanda masuk ke dalam suatu kelompok atau persekutuan tertentu.&lt;br /&gt;2. Upacara pembersihan dari dosa-dosa (misalnya Markus 1: 4). Diantara orang-orang Kristen yang mula-mula, baptisan terutama sekali merupakan upacara yang berarti bahwa seseorang bersatu dengan Kristus Yesus dalam kehidupan, kematian dan kebangkitan-Nya (mis. Roma 6 : 3-8), dan sebagai tanda bahwa seseorang menjadi anggota umat Allah. Catatan sumber : Alkitab L.A.I. 1999.&lt;br /&gt;Pelaksanaan Baptisan: - Secara Tafsiran Hurufiah: Ada empat macam cara pelaksanaan, yakni dengan menyelamkan, dengan percik, dengan mengibaskan bendera serta dengan menorehkan tanda salib dari abu suci pada kening; - Berdasarkan Ritual Keagamaan: terbagi atas dua bagian besar, yakni untuk kesembuhan dan kelepasan dari roh-roh jahat, serta untuk pembersihan dosa dan keselamatan; - Berdasarkan Doktrin Teologis: terbagi atas dua cabang, yakni baptisan anak-anak dan baptisan orang dewasa. Baptisan Menurut Ajaran Calvin: Baptisan Kristen di Perjanjian Baru adalah pengganti Sunat Yahudi di Perjanjian Lama. Dan sebagaimana anak berusia 8 hari dikalangan umat Yahudi dibawa ke Bait Allah untuk disunatkan, maka anak-anak Kristen yang masih bayipun dapat dibawa ke Gereja untuk dibaptiskan; selain Gereja dapat juga membaptiskan orang dewasa yang telah menjadi percaya kepada Yesus. Catatan: Ajaran Calvin inilah yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan pembaptisan dikalangan Gereja-gereja Protestan di seluruh dunia termasuk GBKP. Polemik Sekitar Pelaksanaan Baptisan: Pelaksanaan Pembaptisan dikalangan umat Kristen berpolemik-denominatif, artinya sesuai dengan kepentingan dan ajaran serta tradisi masing-masing sekte/aliran.&lt;br /&gt;Sebagai contoh: di dalam Alkitab sendiri ada tiga jenis pelaksanaan baptisan:&lt;br /&gt;1. Pembaptisan sebagai tanda pertobatan (Yohanes Pembaptis);&lt;br /&gt;2. Pembaptisan untuk orang yang sudah mati (Saduki); dan&lt;br /&gt;3. Pembaptisan Anak Allah (Yesus).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pro &amp;amp; Kontra Perihal Baptisan:&lt;br /&gt;· Pembaptisan orang percaya perlu dilaksanakan, dan;&lt;br /&gt;· Pembaptisan orang percaya tidak perlu dilaksanakan, serta;&lt;br /&gt;· Pembaptisan orang percaya hanya dilakukan kepada para murid yang telah memutuskan untuk menjadi “Martir Kristus”, orang Kristen biasa (jemaat) tidak perlu.&lt;br /&gt;Dipresentasikan pada P.A. Mamre Gabungan GBKP Rawamangun, Pulomas, tanggal 19 Agustus 2004. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-9202245503656641604?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/9202245503656641604'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/9202245503656641604'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/pembabtisan.html' title='PEMBABTISAN'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3624223125070565854</id><published>2008-10-05T09:11:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:16:56.386-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>NUBUAT KELAHIRAN MESIAS YANG MENGGENTARKAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh: Pt. Bestari Sembiring&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Nubuat tempat kelahiran Jesus Kristus terdapat dalam kitab Nabi Mikha 5: 1&lt;br /&gt;“Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel yang pada mulanya sudah sejak purbakala, sejak dahulu sudah ada”&lt;br /&gt;Dari nubuat Nabi Mikha tersebut, jelaslah Yesus akan lahir di kota Betlehem di Efrata dan bukan di tempat lain. Waktu Maria mengandung Yesus sudah mencapai umur kandungan 9 bulan, dia dan suaminya Yusuf masih berada di Nazareth. Tidak ada urusan mereka akan pergi ke Betlehem walaupun Yusuf berasal dari Betlehem karena dari sana negeri nenek moyangnya Isai dan Raja Daud.&lt;br /&gt;Dengan demikian, Maria sudah merencana- kan dan mempersiapkan kelahiran bayi Yesus di Nazareth dan nubuatan Nabi Mikha terancam tak terpenuhi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td height="1" unselectable="on" size="1pt"&gt;&lt;div id="hotbar_promo" align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Akan tetapi, keluarlah perintah dari raja Roma yaitu Kaisar Agustus untuk melakukan sensus penduduk di seluruh daerah jajahannya. Semua orang harus kembali ke daerah asalnya. Oleh karena itu, Yusuf dan Maria yang sedang mengandung tua harus pergi ke Betlehem dalam usia kandungan yang sudah tua dengan naik keledai berpuluh kilometer. Bisa kita bayangkan penderitaan yang dialami Maria.&lt;br /&gt;Semua orang kembali ke tempat asalnya dan itulah sebabnya semua tempat penginapan penuh dan waktu melahirkan telah sampai. Dengan demikian, digenapi pula nubuatan Dia akan dilahirkan di tempat yang hina. Karena semua penginapan penuh, maka mereka menginap di kandang domba. Dengan demikian, dapat kita lihat Tuhan selalu memenuhi janji yang sudah Dia berikan, karena Dia setia dalam memenuhi janji yang telah Dia berikan.&lt;br /&gt;Bisa kita bayangkan, bagaimana orang menyalahkan Injil jika tadinya Yesus dilahirkan di Nazaret. Kita harus percaya bahwa Firman Tuhan adalah “Kebenaran”. Janji Tuhan tetap selamanya seperti tertulis dalam Yesaya 54: 10 “Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi Kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, Firman TUHAN yang mengasihani engkau”.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3624223125070565854?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3624223125070565854'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3624223125070565854'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/nubuat-kelahiran-mesias-yang.html' title='NUBUAT KELAHIRAN MESIAS YANG MENGGENTARKAN'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-502619237237522796</id><published>2008-10-05T08:54:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:58:05.965-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>SEBUAH PENGALAMAN ROHANI</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: Pt. Bestari Sembiring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Perpulungen Mbalmbal Petarum adalah salah satu dari 3 perpulungen di bawah Runggun Perbulan, Klasis GBKP Lau Baleng. Sewaktu kami selaku Tim PI Klasis Jakarta – Palembang mengunjungi kesana, keadaannya sangatlah memprihatinkan. Persekutuan jemaat tidak menggembirakan walaupun struktur organisasi sudah ada dan baik bahkan gedung gereja relatif cukup baik, tetapi tiga tugas gereja belum berjalan sebagaimana diharapkan.&lt;br /&gt;Situasi Perpulungen Mbalmbal Petarum antara lain:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;1. Kebaktian Minggu tidak berjalan baik, hanya dihadiri beberapa orang jemaat. Perpulungen sering ditiadakan akibat yang hadir hanya pertua;&lt;br /&gt;2. PJJ, PA, Moria, Mamre dan Permata tidak berjalan. Bahkan organisasi Permata belum ada;&lt;br /&gt;3. KA/KR sudah beberapa bulan tidak dilak- sanakan, akibat gurunya pindah ke kota, dan tidak ada usaha Pertua Diaken untuk mengambil alih pelaksanaannya.&lt;br /&gt;Selain ber-PI dan Pembinaan Jemaat, dilakukan pula pengobatan massal untuk semua Pos-pos PI se-Klasis. Pada pagi hari, kami berangkat ke desa-desa melakukan pengobatan massal hingga sore hari, bahkan kadang-kadang dilakukan hingga malam hari.&lt;br /&gt;Pada malam hari, kami melakukan pembinaan jemaat karena selama ini tidak pernah dilakukan oleh Pertua-Diaken setempat. Kami mulai mengaktifkan PJJ setiap minggu. PJJ rata-rata dimulai pukul 21.00 hingga 23.30 malam. Di samping itu, Nora mengaktifkan PA Moria dengan membahas Firman Tuhan serta juga melatih Koor wajib Moria serta Pasu-pasu dankematian. Terlihat antusias perpulungen dan semangat yang luar biasa.&lt;br /&gt;Sering setelah PJJ dan Perkunjungan, sesampai di rumah telah menunggu jemaat dan perpulungen lain untuk dilayani pengobatan yakni dari Paya Mbelang dan Perbulan. Mereka datang mencarter kendaraan sehingga kami tidak sampai hati untuk tidak melayaninya bahkan hingga sampai pagi hari.&lt;br /&gt;Kadang-kadang dari Pos PI tempat pengobatan massal, kami tidak dapat segera pulang karena ada tim lain yang minta bantuan untuk berdoa bersama dalam pengobatan dan pelepasan saudara yang dikuasai kuasa gelap yang berlangsung hingga jauh malam. Pulang ke rumah di tengah malam yang gelap melalui hutan dan tempat sepi berdua dengan Nora, kadang-kadang menciutkan hati. Apalagi dari cerita setempat bahwa di daerah tersebut banyak mayat yang tak dikenal ditemukan sebagai korban GAM.&lt;br /&gt;Memang pelayanan ini sangat menguras tenaga, tetapi Tuhan mempersiapkan segala keperluan dan melindungi kita yang berserah kepada-Nya, hingga iblispun tidak berkenaan mengganggu kami. Tidak sekalipun kami mendapat halangan maupun jatuh sakit selama melakukan tugas disana.&lt;br /&gt;Selama kami disana, setiap Minggu kami memimpin kebaktian dan Nora memimpin KA/KR. Kebaktian KA/KR telah mendapat sambutan luar biasa mencapai 80 orang. Sangat terenyuh hati kami melihat perkembangan tersebut. Sebagai hasil perkunjungan dan kebaktian yang kami pimpin tiap minggu telah terjadi perubahan yang mencolok dari tingkat kehadiran jemaat hingga mencapai 60 orang. Sungguh Roh Kudus kami&lt;br /&gt;rasakan berkerja bagi kami.&lt;br /&gt;Puji Tuhan, pada tahun 2003, kehadiran jemaat GBKP, baik KA/KR, PJJ, dan Moria berkembang pesat. Kita percaya semua itu terjadi semata-mata hanya oleh dorongan Kuasa Roh Kudus. Pesan kami agar Perta/Diaken disana menggiatkan kegiatan Permata dan Mamre yang belum sempat kami lakukan. Terpujilah Tuhan untuk selama-lamanya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-502619237237522796?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/502619237237522796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/502619237237522796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/sebuah-pengalaman-rohani.html' title='SEBUAH PENGALAMAN ROHANI'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-1194638462645619026</id><published>2008-10-05T08:29:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:32:20.273-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>PENGAMPUNAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: dr. Maria Magdalena Sembiring&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan adalah suatu karunia yang istimewa untuk dihargai dan dibagikan. Tetapi, kemarahan dan dendam serta kebencian, dibakar oleh perasaan penolakan untuk mengampuni, sehingga merintangi penyembuhan dan pertumbuhan rohani, dan pada akhirnya kita menjadi hancur dan kalah.&lt;br /&gt;Tatkala hasrat anda untuk balas dendam, nampaknya itu telah mengalahkan “kekuatan cinta”. Apa yang dapat membantu kita menemukan kekuatan emosional dan spiritual kita yang diberikan oleh Allah untuk menghindari kepedihan dan sampai kepada pengampunan?.&lt;br /&gt;1. Untuk membantu anda mengampuni, gambarkan orang sekitar anda dengan cahaya Tuhan. Lihat diri anda sendiri melangkah ke dalam cahaya yang sama dan rasakan kehadiran Tuhan bersama anda berdua;&lt;br /&gt;2. Tanyakan diri anda sendiri, apakah “saya tidak dapat mengampuni” berarti “saya tidak mau mengampuni”?. Kemudian palingkan hati anda kepada “KEHANGAT- AN CINTA TUHAN” dan biarkan cinta itu mencairkan hati anda.&lt;br /&gt;3. Mengampuni diri sendiri dan membersihkan jiwa, serta mencuci rasa malu dan bersalah. Dari kekuatan untuk meng- ampuni diri sendiri, keluarlah kekuatan untuk mengampuni orang lain;&lt;br /&gt;4. Izinkan pengampunan membuka pintu pertobatan. Musuh saat ini dapat menjadi teman esok;&lt;br /&gt;5. Pengampunan berarti “melengkung tanpa patah”. Artinya, menjadi cukup kuat untuk menahan beban berat dari kepedihan tapi cukup lentur untuk patah. JADILAH PENGAMPUN!!.&lt;br /&gt;Matius 6: 12 “Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni orang yang bersalah kepada kami”&lt;br /&gt;Mudah untuk diucapkan??&lt;br /&gt;Pelaksanaannya BAGAMANA SAUDARAKU? &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-1194638462645619026?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1194638462645619026'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1194638462645619026'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/pengampunan.html' title='PENGAMPUNAN'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-33170798600149480</id><published>2008-10-05T08:22:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:29:17.488-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>IMAN YANG BERTUMBUH</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh: Pt. Nurdin Ricardo Sirait&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Hendaklah kamu sempurna, seperti Bapamu yang di sorga sempurna adanya” [Matius 5: 48]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Saudara yang terkasih di dalam Tuhan Yesus Kristus”.&lt;br /&gt;Dalam hidup ini, seringkali kita tidak pernah mengevaluasi pertumbuhan iman kita, apakah bertumbuh, biasa-biasa saja atau bahkan mundur. Seyogyanya iman anak Tuhan atau orang percaya harus mengalami suatu proses yang terus-menerus bertumbuh hari demi hari secara berkesinambungan untuk mencapai sasaran yang pasti yaitu kedewasaan iman yang penuh [Ef. 4: 13-16].&lt;br /&gt;Untuk mengetahui apakah iman kita bertumbuh atau tidak, dapat kita lihat dari beberapa hal berikut ini:&lt;br /&gt;I. Apakah Saya Sudah Dapat Membedakan Yang Baik Dari Yang Jahat? [Ibr.5:12-14]&lt;br /&gt;- berpikir dengan baik: melihat sesuatu itu baik masalah ataupun pribadi seseorang dari sudut yang baik, bukan dari sisi yang buruk;&lt;br /&gt;- berbicara yang baik: sopan, lemah-lembut dan bijaksana sehingga kata-kata yang keluar dari mulut kita selalu membawa kedamaian bagi orang atau diri kita sendiri;&lt;br /&gt;- bertindak yang baik: adil dan suka menolong. Karena dalam kenyataan kehidupan banyak anak Tuhan hanyut dengan keadaan sekelilingnya, sehingga dia tidak tahu lagi membedakan yang baik dan yang benar.&lt;br /&gt;Contoh:&lt;br /&gt;1. Korupsi: dianggap bukan dosa melainkan berkat Tuhan;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. Berdusta: dianggap kalau sedikit-sedikit tidak mengapa daripada repot-repot atau dengan perkataan lain “cari selamat”;&lt;br /&gt;3. Egois: tidak perduli dengan penderitaan dan kesengsaraan orang lain. Prinsipnya “itu bukan urusan saya”.&lt;br /&gt;Dalam kondisi seperti inilah sebetulnya iman kita perlu dilatih agar kita memiliki “panca indra rohani yang terpilih”.&lt;br /&gt;II. Apakah Saya Mampu Untuk Mengampuni?&lt;br /&gt;Banyak orang percaya tidak mampu mengampuni orang lain, bahkan mereka terjerat dalam kebencian, dendam, dan kecemburuan. Terkadang malah ditindak-lanjuti dengan perbuatan destruktif, menghakimi lawannya bahkan menjatuhkan nama baik orang lain di depan umum.&lt;br /&gt;Tiga hal berikut ini, perlu kita yakini apabila kita tidak mampu mengampuni orang lain, yakni:&lt;br /&gt;1. Tuhan tidak akan pernah mengampuni dosa kita dikala kita tidak dapat mengampuni kesalahan orang lain;&lt;br /&gt;2. Tuhan bahkan tidak mau mendengar doa kita;&lt;br /&gt;3. Tidak ada tempat bagi kita di sorga karena sorga adalah kerajaan tempat orang yang penuh dengan damai dan pengampunan.&lt;br /&gt;III. Apakah Saya Warga Jemaat Yang Baik? Kita perlu bertanya kepada diri kita, apakah tugas pelayanan kita sudah dilakukan sungguh-sungguh?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td height="1" unselectable="on"  style="font-size:1pt;"&gt;&lt;div id="hotbar_promo" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagaimanakah tugas pelayanan kita sebagai Pendeta, Pertua/Diaken, Pengurus Lembaga, Pengurus PJJ, Guru Sekolah Minggu, Organis/Song Leader, Kolektan atau bahkan sebagai Jemaat Biasa? Apakah kita:&lt;br /&gt;- Rajin ke Gereja?&lt;br /&gt;- Rajin ke PJJ dan PA?&lt;br /&gt;- Rajin ikut Kebaktian Penghiburan (ngapul - ngapuli)?&lt;br /&gt;- Mau ikut bezoek ke RS walaupun bukan famili?&lt;br /&gt;- Mau mendukung pelayanan Gereja dalam doa dan dana?&lt;br /&gt;Saudaraku, rajin ke Gereja, PA, PJJ dan lain sebagainya adalah perbuatan yang baik, karena disana kita mendengar Firman Tuhan. Mungkin juga saat ini kita rajin mengadakan “saat teduh” di rumah dan rajin membaca buku agama. Namun, hal itu belumlah cukup, apabila itu hanya sebatas di dengar atau diketahui saja. “Firman Tuhan harus menjadi sumber dan dasar kehidupan kita”&lt;br /&gt;Mungkin kita bertanya, bagaimana supaya iman kita bisa bertumbuh?&lt;br /&gt;Untuk menjawab ini kita harus belajar dari pengalaman murid Tuhan Yesus yang begitu berani dan penuh semangat untuk memberitakan injil dan melayani walaupun penuh dengan ancaman. Apakah rahasianya? Mereka membuka diri terhadap “ajaran Yesus” dan menerima “roh kudus” [Kis. Rasul 1: 3b; 1:8 dan 2:4]. Bagi orang yang sudah menerima dengan sungguh “ajaran Yesus” dan membiarkan “roh kudus” bekerja dalam dirinya, ia akan punya prinsip iman: “Lebih taat kepada Allah daripada kepada manusia” [Kis. Rasul 5: 29]. Karena mereka percaya hidup dengan Allah:&lt;br /&gt;1. akan mendapat damai sejahtera dan sukacita yang sejati;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;2. janji–janji Allah di dalam Firman-Nya meneguhkan, menguatkan bahkan menolong di dalam menjalani problem kehidupan;&lt;br /&gt;3. Firman-Nya sangat berkuasa untuk melawan pe- ngaruh iblis dan kedagingan.&lt;br /&gt;Mari kita belajar dari murid Yesus, yaitu selalu mengutamakan ketaatan kepada Allah di dalam setiap aspek kehidupan kita, baik itu di dalam keluarga, kantor, tempat bisnis, gereja, dan masyarakat dimanapun kita berada. Maka melalui kehadiran, pikiran, bicara dan tindakan kita, nama Tuhan Yesus dipermuliakan. Itulah iman yang bertumbuh.&lt;br /&gt;Tuhan memberkati.&lt;br /&gt;Refrensi: “Iman Yang Hidup”,&lt;br /&gt;karangan Pdt. JAN. J. Damanik MTh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-33170798600149480?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/33170798600149480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/33170798600149480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/iman-yang-bertumbuh.html' title='IMAN YANG BERTUMBUH'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3824793606903871938</id><published>2008-10-05T07:58:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T11:00:44.548-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>KETIKA ANDA MERASA MENJADI KORBAN</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh : Daulat Ginting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebab kami mau, saudara-saudara, supaya kamu tahu akan penderitaan yang kami alami di Asia Kecil. Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begiatu besar dan begitu berat, sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami. Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati”&lt;br /&gt;[2 Korintus 1 : 8 – 9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernahkah Anda berkata: ”Saya menghadapi masalah pribadi, keluarga, kehidupan yang hancur, hubungan yang retak, perasaan tidak berharga, dan kehilangan orang yang kukasihi. Aku tidak bertindak seperti orang tua yang dibutuhkan anak-anakku, pasangan hidupku terabaikan, seakan-akan aku tidak memiliki apa-apa. Kadang-kadang rasanya seperti terhimpit dinding-dinding yang mengetat. Penderitaan memenuhi udara seperti kabut asap belerang dalam pertempuran. Sesekali bayangan gelap yang menakutkan terlintas saat terjaga di malam hari. Rasul Paulus juga pernah mengalami penderitaan dalam pelayanannya seperti terlihat dalam 2 Korintus 1:8–9.&lt;br /&gt;Kitapun bertanya, apakah kejahatanku? Apakah aku harus menanggung akibat kesalahan sendiri, kesombongan sendiri atau dosa sendiri? Ataukah kita secara sengaja dipilih menjadi sasaran sifat jahat dan anak-anak panah kecemburuan orang lain?&lt;br /&gt;Serpihan geranat memang seperti itu: “ia melukai orang-orang di sekitar yang tidak berdosa di semua arah”. Mungkin kita berada disana, di suatu tempat busuk sehingga kerajaan kegelapan akan menggunakan sejumlah cara untuk menjadikan kita terluka.&lt;br /&gt;Kita menjadi korban karena pekerjaan iblis. Lalu iblispun melontarkan anak panah favoritnya yaitu: meyakinkan orang-orang Kristen bahwa mereka sudah kalah dan tak ada lagi harapan. Ketahuilah bahwa iblis tidak perlu menyerang otorita Firman Allah ketika ia menangani seorang anak Allah untuk jatuh ke dalam dosa.&lt;br /&gt;Iblis senantiasa menantang pengertian kita akan Firman Allah dan menjadikan kita korban serta berusaha merayu kita untuk melakukan hal-hal sebagai berikut ini. Apakah itu?&lt;br /&gt;Pertama:“Kita senantiasa mempertanyakan motif Allah dan FirmanNya”. Kita mulai membangun Allah ilalang—karikatur yang lucu dengan membesar-besarkan ketidaksetimpalan- Nya yang kaku. Tak lama kemudian kita berhasil membuat ulang Allah menurut gambaran kita sendiri dan berpusat pada diri kita sendiri. Dan, tak lama kemudian, kita merasa bebas [menurut pemikiran kita yang sesat] mengambil langkah fatal berikutnya.&lt;br /&gt;Kedua: “Kitapun terang-terangan menyangkal kebenaran Allah”. Begitu Anda dan saya mem- pertanyakan pengertian akan Firman Allah dan menggeliatkan akan maksud Allah, kita sudah siap untuk menerima kebohongan mutlak tentang Allah.&lt;br /&gt;Seperti “Kata Ular itu kepada perempuan itu: sekali-kali kamu tidak akan mati” [Kejadian 3:4]. Maka, kita akan berpindah dari kebenaran nyata Alkitab ke kebohongan besar. Standar Allah yang jelas tidak lagi menjadi masalah bagi kita.&lt;br /&gt;Sahabatku…., maka nyanyian sedihpun berkumandang di telinga kita. Kalau kita mulai mendengar musik itu, kita telah berada pada jalan untuk menjadi “seorang Yudas”. Kitapun berkata: “saya sudah tidak tahan lagi”, kemudian lukapun semakin dalam dan hidup tercerai berai, serta hilangnya hadiah kekal dari Allah. Sekarang bagaimana kita dapat mengatasinya? Bagaimana Anda dan saya sebagai orang Kristen membangun perjuangan kita untuk menang?&lt;br /&gt;Kunci terbesar untuk kesediaan tempur rohani adalah: “Firman Allah” dan “Roh Kudus”. “Bagi orang Kristen yang bijak, peperangan Rohani dan Alkitab berjalan bersama-sama”.&lt;br /&gt;Allah sendiri akan menyediakan tempat kritis Firman Allah dalam peperangan rohani yang kita hadapi setiap hari.&lt;br /&gt;Sedangkan Roh Kudus merupakan senjata ampuh dan senjata penyerang kita yang utama. Usahakan untuk mengetahuinya, bersahabatlah dan rasakan ketajamannya serta berjalan dengannya setiap saat.&lt;br /&gt;Dengan demikian, yakinkanlah 4 hal di bawah ini:&lt;br /&gt;1. “Setiap anak Allah dapat mengharapkan sedikit kekecewaan dalam hidupnya”: Allah mengerjakan semua untuk kebaikan, bahkan kekecewaan kita. Kalau kita dapat menikmati suatu persfektif Ilahi, kita akan mengatakan suatu saat nanti, Oh.. tentu saja”.&lt;br /&gt;2. “Pada waktu datang keputusasaan, jangan lari”: Lihat Ayub, Elia, Musa, Daud dan Kristus sendiri, yang menderita dalam doa di Taman Getsemane. Ia berdoa dengan sungguh-sungguh untuk kelepasan dari penderitaan. Ia tidak lari tapi tetap tegak berdiri. Tidakkah Anda senang? Pandanglah ke atas dan tanyakan “Apakah yang Tuhan ingin ajarkan kepadaku; ingin rubah dalam diriku dan ingin lakukan melalui aku?”.&lt;br /&gt;3. “Kadang-kadang kekecewaan terasa tak tertahankan, tetapi sebenarnya tidak. Allah tetap mengawasi”: Melalui kekecewaan, kebingungan, dan pertengkaran emosional, orang Kristen harus tetap bertahan. “Harus!.”&lt;br /&gt;4. “Allah tidak memasang ranjau bagi anak-anakNya. Iblis yang melakukannya: Rencana Allah untuk kita adalah “Kemenangan”. Ia akan menggunakan setiap kekecewaan, pencobaan, rasa sakit, kegagalan, bahkan jerat musuh untuk kebaikan akhir kita. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3824793606903871938?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3824793606903871938'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3824793606903871938'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/ketika-anda-merasa-menjadi-korban.html' title='KETIKA ANDA MERASA MENJADI KORBAN'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3204859575251461617</id><published>2008-10-05T07:33:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:34:57.804-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>PERTOBATAN DUA DUKUN (lanjutan)</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Pt. Alex T. Tarigan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelayanan terhadap dukun yang ke-2, yakni seorang ibu (janda) tinggal bersama kedua orang tuanya. Persamaan dengan dukun sebelumnya, ia juga dapat melihat roh-roh yang gentayangan, dan lehernya dapat bersuara (bersaika-saika). Di rumah dukun ini banyak pajangan antara lain jimat, tangkal, tulisan Arab dengan gambar-gambar dan jeruk purut. Apabila ia dimasuki roh jahat, gerakannya selalu menyerupai harimau, ular atau kera.&lt;br /&gt;Pada saat kami melayani bersama hamba Tuhan dari Klasis &amp;amp; Runggun, diawali dengan puji-pujian dan penyampaian Firman Tuhan Ul. 18: 9-12. Kemudian dilanjutkan dengan penjelasan Firman Tuhan diambil dari Yes. 59: 2; Yoh. 9: 31; Yoh. 1: 9; Ibr. 8: 12.&lt;br /&gt;Setelah ibu ini sungguh-sungguh mengaku mau bertobat dan mengaku dosa-dosanya serta mau mengikut/setia pada Kristus, lalu diminta pengakuannya atas dosa-dosanya terutama kemana saja ia pernah meminta ilmu pada dukun-dukun.&lt;br /&gt;Setelah dilakukan pengakuan dosa, kami rasakan Roh Kudus menyatakan agar menyiapkan minyak urapan dan air urapan. Air urapan untuk diminum dan minyak urapan kami oleskan pada mata dan leher serta bahu kiri kemudian dipukul (di temtem). Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Dukun tersebut memuntahkan jarum tangan serta sedikit daging kemudian ditampung dengan kain. Orang di sekeliling semuanya tercengang dan berteriak: ”kok bisa.., kok bisa.., kok bisa terjadi demikian?”.&lt;br /&gt;Sembari ketakutan dukun tersebut mengatakan bahwa pesan gurunya setelah jarum dikeluarkan, ia akan mati seminggu kemudian. Kami katakan bahwa jarum dikeluarkan oleh kuasa Tuhan Yesus. Kemudian dilanjutkan dengan pembakaran semua pajangan dan jarum tersebut. Anehnya, nyala api terlihat agak mendatar padahal tidak ada angin dan nyala itu mengikuti arah kemana kami bergerak dan berpindah.&lt;br /&gt;Selanjutnya kami jelaskan Firman Tuhan terambil dari Injil Matius 12: 43-45, bahwa keluarga ini harus setia kepada Tuhan.&lt;br /&gt;Akhirnya atas dorongan Kuasa Roh Kudus, mereka mau sungguh-sungguh bertobat dan akan setia mengikut dan percaya pada Tuhan Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka.&lt;br /&gt;Puji Tuhan, pada tahun 2003, menurut kesaksian orang-orang di sekitar kampung tersebut bahwa setelah pelayanan Tim PI dan bertobatnya dua dukun tersebut, kehadiran jemaat GBKP, baik KA/KR, Permata, Mamre dan Moria berkembang pesat. Kita percaya semua itu terjadi semata-mata hanya oleh dorongan Kuasa Roh Kudus. Terpujilah Tuhan untuk selama-lamanya. Amin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3204859575251461617?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3204859575251461617'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3204859575251461617'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/pertobatan-dua-dukun-lanjutan.html' title='PERTOBATAN DUA DUKUN (lanjutan)'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-4660922815665889307</id><published>2008-10-05T06:36:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:38:02.975-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>Beritakanlah  Injil!</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Oleh: Daulat Ginting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa besar pentingnya Penginjilan bagi gereja?&lt;br /&gt;Tanpa Penginjilan sesungguhnya gereja tidak akan ada. Tragis sekali, gereja sering terlena dan tidak melihat pentingnya ada Pemberita Injil sebagaimana ditekankan oleh Alkitab. Akibatnya, gereja menjadi dingin dan dampak rohaninya menurun.&lt;br /&gt;Akan tetapi, kalau gereja sudah kembali memperhatikan pentingnya karunia Pemberita Injil, maka Tuhan memberkati gereja itu dengan panen rohani yang melimpah. Panggilan untuk melaksanakan pelayanan khusus yaitu Pelayanan Penginjilan, berbeda dari panggilan- panggilan lainnya dalam pelayanan sebuah gereja.&lt;br /&gt;Injil Matius, Markus, Lukas, dan Yohanes berisi pekik perang dari Tuhan Yesus, yang dikenal sebagai Amanat Agung: “KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku. Ajarlah mereka untuk mentaati semua perintah-Ku dan Aku akan menyertai engkau sampai akhir zaman”.&lt;br /&gt;Dan inilah inti dari apa yang dinamakan ‘Mission’. “Missionary” adalah seseorang yang diutus oleh Tuhan untuk menciptakan ‘Saksi Kristus’ yang baru, yang belum dikenal sebelumnya, seseorang yang membawa Berita Injil kepada seluruh kaum, suku, bahasa, dan bangsa.&lt;br /&gt;Pertanyaannya sekarang, siapakah yang harus memberitakan kabar keselamatan melalui Yesus itu kepada orang-orang yang tidak/belum mengenal-Nya? “Anda dan saya itulah jawabannya”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-4660922815665889307?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4660922815665889307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/4660922815665889307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/beritakanlah-injil.html' title='Beritakanlah  Injil!'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3857135318158686465</id><published>2008-10-05T06:01:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T11:02:48.928-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>CARA MEMBINA HUBUNGAN DALAM DOA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Oleh: Rumiris STh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang utama dalam berdoa ialah hubungan yang benar dengan Allah. Bagaimana menampilkan Allah yang adalah Roh di dunia?. Doa bukan hanya sekedar percakapan tetapi merupakan permohonan agar Allah bertindak dan membiarkan Allah bekerja dengan penuh kuasa. Jelaslah bahwa dasar utama hubungan kepada Allah hanya melalui Yesus. Manusia sudah dikalahkan oleh dosa. Hubungan kita menjadi retak dan kita tidak dapat memperbaikinya dengan cara kita sendiri.&lt;br /&gt;Yesus adalah Tuhan dan manusia. Melalui darah penyaliban Kristus yang datang sebagai perantara dapat memulihkan hubungan kita dengan Allah. Hubungan inilah yang mendasari semua doa. Ketika kita datang kepada Allah melalui Yesus untuk membereskan dosa kita dan menyerahkan tujuan hidup kita kepada Yesus, kita dapat berdoa dengan benar (Joh 6:14, Maz 66:18).&lt;br /&gt;Ajaran doa yang menarik dari Tuhan Yesus yakni khotbah di bukit dan doa malam sebelum peristiwa tragis penyaliban Kristus. Pernyataan-pernyataan penting tentang doa yang diajarkan:&lt;br /&gt;1. Doa kita akan dikabulkan [Mat 18:19,20;&lt;br /&gt;2. Percaya/beriman [Mrk 11:22]&lt;br /&gt;3. Tidak terbatas “apa saja” yang kita minta [Joh 14:13,14]&lt;br /&gt;4. Tinggal di dalam Kristus [Joh 15:7]&lt;br /&gt;5. Apa saja yang kita minta: permohonan untuk kehendak kita&lt;br /&gt;6. Dan kamu akan menerimanya: Allah mengabulkan [Joh 14:13,14]&lt;br /&gt;Tiga hal yang kita dapat dari pernyataan di atas, adalah:&lt;br /&gt;1. Yesus adalah perantara kita dalam berdoa yang merupakan syarat mutlak yang tidak dapat ditawar lagi. Kita harus menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat Pribadi dengan mengundangnya secara pribadi dalam hati kita;&lt;br /&gt;2. Orang yang berdoa harus sepenuhnya berserah dengan hati yang suci tanpa dosa;&lt;br /&gt;3. Kita harus beriman sungguh.&lt;br /&gt;Melalui proses, manusia berdosa dapat menjalin hubungan dengan Allah sampai menyatu dengan kehendak-Nya dan dapat dengan bebas memohon janji-janji pengabulan doa. Hati kita bisa terbakar dengan memperoleh kuasa Allah melalui doa:&lt;br /&gt;1. Jika kita menyangkal diri mengikut Kristus. Firman Tuhan yang kita baca setiap hari akan merupakan pedang yang dapat menembus jiwa dan roh untuk mengarahkan hidup kita pada penyangkalan diri bagi “salib Kristus”;&lt;br /&gt;2. Mempunyai tujuan utama menyenangkan hati Yesus. Doa bukanlah memaksa Allah untuk memberikan pertolongan. Para pedagang Kristen yang ingin menyenangkan hati Yesus mungkin punya pertimbangan bahwa barang-barang pada rak tokonya punya keuntungan 60% dengan bayar kontan. Tetapi ketika ia melihat garis pembatas berhikmat membedakan antara yang benar dan salah, mungkin harga barang tersebut harus diturunkan/disingkirkan, begitu juga dalam masalah-masalah: pribadi, perkataan, pikiran, tingkah laku, dan Rumah Tangga.&lt;br /&gt;3. Apa yang akan terjadi pada saya dalam kerinduan hati yang paling dalam dari tujuan hidup saya adalah Allah akan membanjiri kehidupan saya dengan semua kuasa yang dapat Ia percayakan kepada saya untuk digunakan sepenuhnya bagi Dia. Illustrasi yang tepat untuk hal ini adalah manager yang dipercayakan mengelola perusahaan dengan memakai fasilitas yang ada hanya untuk kepentingan kantor, tidak untuk dirinya maka Mat 6:33 inilah contoh tali hidup yang berkelipatan: bukan kehendakku, bukan pekerjaanku tetapi semua bagi Bapa.&lt;br /&gt;(Resum:Quiete talks on prayer&amp;amp;dikembangkan oleh Rum) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3857135318158686465?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3857135318158686465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3857135318158686465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/cara-membina-hubungan-dalam-doa.html' title='CARA MEMBINA HUBUNGAN DALAM DOA'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-7398879415455517175</id><published>2008-10-05T05:39:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:40:26.280-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>Sebaiknya Anda Tahu</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;GEREJA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memahami Gereja yang sejati ada beberapa ciri yang perlu kita ketahui:&lt;br /&gt;1. Gereja yang menerima “Sola Gracia“. Gereja yang menyadari bahwa segala sesuatu adalah Anugerah Allah (Ef2:8:9).&lt;br /&gt;2. Gereja yang menerima “Sola Fide“. Gereja yang mengakui bahwa kita dibenarkan oleh Allah, hanya oleh karena iman kita kepada Kristus. (Rom 3:22,24,26;5:1).&lt;br /&gt;3. Gereja yang menerima “Sola Scriptura“. Bahwa otoritas tertinggi dalam kehidupan orang percaya adalah Alkitab yang bersifat mutlak benar. (2Petrus 20-21,2tim3:16).&lt;br /&gt;4. Gereja yang menerima “Sola Christo“. Bahwa seluruh karya Allah (penciptaan, pengampun- an, penebusan,dan pemeliharaan) berpusat dan terikat pada Kristus (Kol1:16,20,22)&lt;br /&gt;5. Gereja yang menerima “Sola Deo Gloria“. Yaitu Gereja yang senantiasa memuliakan Allah (1Kor6:20;Fil2:10-11).&lt;br /&gt;[daulat ginting] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-7398879415455517175?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/7398879415455517175'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/7398879415455517175'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/sebaiknya-anda-tahu.html' title='Sebaiknya Anda Tahu'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3758659874964127512</id><published>2008-10-05T05:03:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T11:09:59.361-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Oktober [2004]'/><title type='text'>BAHAYA PORNOGRAFI</title><content type='html'>&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" width="100%" unselectable="on"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;Oleh: Frans Barus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Pengantar&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Kristen tentu kita tidak setuju pada pornografi. Tapi apakah sampai pada kata tidak setuju? Tidakkah kita terpanggil untuk berperang melawan pornografi? Banyak orang mempertanyakan apa batasan pornografi itu ? Apakah patung orang telanjang dapat dikategorikan sebagai pornografi, atau bukankah itu sebuah karya seni?&lt;br /&gt;Menurut kamus Etika Kristen: “ponografi” berasal dari kata Yunani pornographous yang berarti tulisan tentang prostitusi. Dalam bahasa Inggris didefinisikan lebih luas yaitu semua tulisan, foto atau karya seni yang mengandung aktivitas seksual, khususnya yang vulgar.&lt;br /&gt;Pornografi dibagi dalam dua kategori, yakni pornografi lunak (soft core) dan pornografi keras (hard core). Pornografi lunak adalah buku-buku atau foto yang mengandung gambaran aktivitas seksual yang tidak kasar yang cenderung dilarang atau illegal. Pornografi keras menampilkan kegiatan seks dalam bentuk yang sangat kasar dan sangat terbuka, seperti menggunakan kata-kata jorok dan adegan yang sangat kotor yang tidak memiliki sedikitpun nilai artistik apapun yang baik untuk masyarakat. Pada dasarnya pornografi adalah eksploitasi dan merendahkan martabat manusia serta penghinaan manusia sebagai gambar dan rupa Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Jenis-jenis pornografi&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pornografi diproduksi dalam berbagai macam bentuk mulai dari majalah orang dewasa (Playboy), bentuk visual seperti film yang dikemas dalam layar lebar, Video dan VCD/DVD, Audio porn, misalnya telepon sex dan lirik lagu, serta yang sangat mengkhawatirkan yaitu Cyberporn seperti berbagai situs yang ada di internet.&lt;br /&gt;Berbagai fakta menyatakan bahwa pornografi sulit untuk diberantas bahkan semakin berkembang dibarengi dengan kemajuan teknologi. Di Amerika 85% hasil produksi pornografi dipakai untuk kegiatan kriminal yang terorganisir dan 70% pornografi on line di internet digunakan oleh remaja bahkan anak-anak. Di Indonesia VCD porno dijual ke pasar bebas dan laku seperti kacang goreng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alasan mengapa kita harus perhatian terhadap masalah ini :&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Firman Tuhan dalam Kejadian 1:26: “bahwa manusia diciptakan sesuai dengan gambar dan rupa Allah”. Pornografi merusak citra tersebut karena merendahkan derajat manusia sampai seperti binatang, sehingga merusak keutuhan suami-isteri. Hubungan seksual hanya untuk pernikahan dengan tujuan: meletakkan dasar kesatuan daging antara suami-isteri dalam perkawinan untuk menghasilkan keturunan (I Korintus 7:2-3). Pornografi hanya sebatas kesenangan daging yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.&lt;br /&gt;2.  Seks adalah pemberian dari Allah, tetapi penyalahgunaannya dikutuk oleh Allah sebagaimana dikatakan dalam Alkitab seperti seks sebelum nikah (1Korintus 6:13-18, 1Tesalonika 4:3), seks diluar nikah, perzinahan (Imamat 18:20), homoseks (Imamat 18:22;20:23), incest (Imamat 18:6-18), prostitusi (Ulangan 23:17-180).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Efek Pornografi Pada Seseorang&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Korban pornografi adalah para konsumen dan pada akhirnya masyarakat akan menjadi korban juga. Seseorang yang secara langsung mendorong tumbuhnya industri pornografi, secara tidak langsung mereka ikut andil dalam merusak mental masyarakat khususnya kaum muda;&lt;br /&gt;2. Pornografi membuat sesorang melakukan perzinahan mental;&lt;br /&gt;3. Sekali seorang terekspose produk pornografi, hal itu tidak akan bisa terhapus dari pikirannya. Ephinephrine adalah zat kimia yang disemprotkan ke dalam aliran darah oleh kelenjar adrenalin ketika seorang melihat film atau gambar porno. Ephinephrine akan mengalir ke otak dan mengunci gambar itu di dalam otak, dan si pengguna pornografi akan selalu terbayang walaupun ia ingin melupakan produk pornografi tersebut.&lt;br /&gt;4. Ada efek kecanduan pada pengguna pornografi. Ini dikuatkan oleh temuan Victor B.Cline, psikolog dari klinik psikologis dari Universitas Utah, USA.&lt;br /&gt;5. Penelitian membuktikan bahwa pornografi dapat merubah perilaku seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Efek Pornografi Pada Keluarga&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;1. Pornografi merubah nilai-nilai keluarga.karena pesan yang disampaikan pornografi adalah “lupakan kesetiaan, lupakan keluarga, lupakan komitmen perkawinan, lupakan cinta, lupakan keluarga, yang penting kenikmatan tubuh;&lt;br /&gt;2. Pornografi merusak hubungan suami-isteri karena pengguna pornografi akan melakukan hubungan seks dengan image yang mereka lihat sehingga merusak mental dan cenderung akan semakin sulit untuk menerima atau menghargai pasangannya;&lt;br /&gt;3. Pornografi mendorong terjadinya pelecehan seksual pada anak-anak dan hubungan incest.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Efek Pornografi Pada Masyarakat&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dari penelitian, ditunjukkan bahwa pornografi dan kejahatan seks sangat berhubungan erat. Kita sebagai anak-anak Tuhan terpanggil untuk berperang melawan pornografi. Apa yang dapat kita lakukan ?&lt;br /&gt;1. Kita harus menyatakan dengan keras bahwa “manusia adalah gambar dan rupa Allah”. Ini dapat kita sampaikan kepada semua orang Kristen. Kita harus menjaga kehormatan martabat manusia. Setan berusaha untuk merusak gambar Allah yang ada dalam diri kita dan menurunkan martabat itu sampai pada tingkatan hewan. Oleh karena itu, kita harus menegur dengan cara menyerukan boikot dengan mereka yang memproduksi pornografi. Kita juga harus menegur mereka yang mengkonsumsi pornografi serta menolong mereka untuk keluar dari jerat tersebut;&lt;br /&gt;2. Kita terpanggil untuk melindungi diri dan keluarga dari serangan pornografi yang biasanya masuk melalui TV, video atau CD. Berikan pendidikan seks yang benar kepada anak-anak kita. Jangan biarkan mereka mencarinya diluar;&lt;br /&gt;3. Kita dipanggil untuk mendukung pemerintah dalam memberantas pornografi. Hal pertama yang dapat kita lakukan adalah jangan menjadi konsumen, dorong orang untuk memboikot pornografi dan memberikan pendidikan seks yang benar kepada orang lain.  &lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr hb_tag="1" unselectable="on"&gt;&lt;td style="FONT-SIZE: 1pt" height="1" unselectable="on"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;(Dikutip dari tulisan Drs Tegoeh Hary Santoso, M.Div -LPMI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3758659874964127512?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3758659874964127512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3758659874964127512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/bahaya-pornografi.html' title='BAHAYA PORNOGRAFI'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-8545487156356480251</id><published>2008-10-05T04:40:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:41:31.028-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>APA YANG BISA DIKERJAKAN KETIKA LANJUT USIA</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;1. Komodor “Vanderbilt” membangun hampir se- luruh rel keretanya ketika ia berusia lebih 70 tahun;&lt;br /&gt;2. Filsuf “Kant” menulis karya-karya terbesarnya dalam bidang filsafat saat berusia lebih 70 tahun;&lt;br /&gt;3. Sastrawan “Goethe” menulis bagian kedua dari Faust ketika usainya 80 tahun;&lt;br /&gt;4. Penulkis “Tennyson” berumur 83 tahun ketika ia menulis “Crossing the Bar”;&lt;br /&gt;5. Negarawan “Benjamin Franklin” memberi sum- bangsih terbesar bagi negerinya ketika ia menginjak usia 60 tahun;&lt;br /&gt;6. “Gladstone” terpilih menjadi Perdana Menteri Inggris ketika berusia 83 tahun;&lt;br /&gt;7. “John Glenn” terbang kembali ke ruang angkasa di usia 75 tahun.&lt;br /&gt;8. Komponis “Verdi” menulis opera di usia 80-an;&lt;br /&gt;9. Pelukis “Titian” menciptakan “The Battle of Lepanto” di usia 95 dan “Last Supper” pada umur 99 tahun;&lt;br /&gt;10.”Michaelangelo” tetap menghasilkan adikarya kala usianya 89 tahun;&lt;br /&gt;11.Demikian juga “Monet” yang terus mencipta di usia 85 tahun.&lt;br /&gt;[tama sempana sinulingga] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-8545487156356480251?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/8545487156356480251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/8545487156356480251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/apa-yang-bisa-dikerjakan-ketika-lanjut.html' title='APA YANG BISA DIKERJAKAN KETIKA LANJUT USIA'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-666686343156837531</id><published>2008-10-05T03:42:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:43:09.524-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='September [2004]'/><title type='text'>"Aku Yang Mati"</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;• Kalau engkau dilupakan, diterlantar- kan atau dengan sengaja tidak diperhatikan. Dan tidak merasa terluka atas penghinaan……&lt;br /&gt;• Itulah “Aku“ yang mati&lt;br /&gt;• Kalau kebaikanmu diceritakan sebagai kejelekan, keinginanmu dicoret, nasihatmu dihiraukan.&lt;br /&gt;• Dan kalau tidak mengizinkan amarah timbul dalam hatimu atau mencoba membela diri, tetapi menerima dengan sabar dan diam&lt;br /&gt;• Itulah “Aku“ yang mati&lt;br /&gt;• Kalau engkau puas makan dengan apa saja, dengan cuaca, dengan lingkungan dan pakaian apa saja, dan mengartikan sebagai kehendak Allah.&lt;br /&gt;• Itulah “Aku“ yang mati&lt;br /&gt;[Noor Sitepu] &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-666686343156837531?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/666686343156837531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/666686343156837531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/10/aku-yang-mati.html' title='&quot;Aku Yang Mati&quot;'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-2469011000223154500</id><published>2008-10-01T10:21:00.000-07:00</published><updated>2008-10-05T10:01:23.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Juni [Tahun 2004]'/><title type='text'>ERGUNA Bulan Juni 2007</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;table id="HB_Mail_Container" height="100%" cellspacing="0" cellpadding="0" width="100%" border="0" unselectable="on"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr height="100%" unselectable="on" width="100%"&gt;&lt;td id="HB_Focus_Element" valign="top" width="100%" background="" height="250" unselectable="off"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;S. YOHANES A DEO&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;St. Yohanes dilahirkan di Portugal pada tanggal 8 Maret 1495. Orang tuanya miskin, tetapi mereka adalah orang Kristen yang taat. Yohanes seorang pemuda yang tidak bisa tenang. Sebentar ia menjadi seorang gembala, sebentar menjadi tentara, dan kemudian menjadi penjaga toko. Ketika dewasa, ia bukanlah seorang yang religius. &lt;div class="fullpost"&gt;Ia dan teman-temannya tidak menyadari kehadiran Tuhan.&lt;br /&gt;Ketika usianya empat puluh tahun, Yohanes mulai merasa hampa. Ia merasa sedih akan hidupnya yang telah ia sia-siakan. Di gereja, ia mendengarkan suatu khotbah yang disampaikan oleh seorang misionaris yang kudus, Yohanes dari Avila. Misionaris tersebut memberikan pengaruh yang kuat kepadanya. Yohanes muali menangis meraung-raung. Hari-hari selanjutnya, St. Yohanes dari Avila membantu Yohanes untuk memulai hidupnya kembali dengan harapan dan keberanian.&lt;br /&gt;Yohanes mengubah hidupnya secara drastis. Ia berdoa serta melakukan mati raga setiap hari. Dikatakan bahwa seorang uskup memberinya nama A Deo dari Tuhan karena ia secara total mengubah hidupnya yang dahulu hanya mementingkan diri sendiri dan kini sepenuhnya menjadi manusia baru yang “dari Tuhan”.&lt;br /&gt;Perlahan-lahan Yohanes A Deo menyadari hidup rakyat penuh dengan kemiskinan serta penderitaan. Ia mulai mempergunakan waktunya untuk merawat mereka yang sakit di rumah-rumah sakit dan di tempat-tempat penampungan. Kemudian ia menjadi sadar akan betapa banyaknya orang-orang yang terlalu miskin untuk dapat memperoleh perawatan di rumah sakit. Siapakah yang mau merawat mereka? Yohanes bertekad, demi cintanya kepada Tuhan, ia mau melakukannya.&lt;br /&gt;Ketika usianya empat puluh lima tahun, yohanes mendapatkan sebuah rumah untuk merawat para fakir miskin yang sakit. Rumah itu kemudian menjadi sebuah rumah sakit kecil dimana setiap orang yang membutuhkan pertolongan akan diterima dengan baik. Orang-orang yang datang untuk membantu Yohanes mulai membentuk suatu Ordo religius untuk mengabdikan diri bagi mereka yang miskin. Ordo mereka disebut Para Broeder St. Yohanes A Deo.&lt;br /&gt;Sebagian orang tentulah bertanya-tanya apakah Yohanes sungguh kudus seperti anggapan orang. Suatu ketika seorang bangsawan menyamar sebagai seorang pengemis. Ia mengetuk pintu Yohanes untuk meminta-minta. Yohanes dengan suka hati memberikan semua yang ia miliki, yang jumlahnya hanya beberapa dolar saja.Bangsawan tersebut tidak membuka rahasianya saat itu, Dimulai dengan puji-pujian yang dipimpin oleh Song Leader diiringi oleh Organis diikuti oleh jemaat dengan penuh semangat.&lt;br /&gt;Renungan arti hari Paskah bagi umat manusia disampai- kan oleh Pdt. Dr. Erik Barus dengan segar dan menarik diakhiri dengan menyanyikan sebuah lagu. Selanjutnya acara diisi dengan kata sambutan yang mewakili Kampung Cina &amp;amp; Baru mewakili Inkopad dan Runggun Gereja GBKP Rawa- mangun. Diteruskan dengan sumbangan lagu dari jemaat. Perayaan oleh KA/KR dilanjut- kan dengan perlombaan meng- gambar dan dinilai untuk menentukan pemenang.&lt;br /&gt;Pada jam 1 siang tiba saat- nya makan siang bersama dilanjutkan dengan wisata berupa naik kereta rel mengelilingi Taman Buah.&lt;br /&gt;Tiba saatnya membagikan kenang-kenangan yang disedia kan Tim PI kepada masing-masing keluarga dan hadiah kepada pemenang loba KA/KR. Seperti pepatah, Tidak ada pesta yang tidak berakhir, maka kegembiraan itu juga berakhir walaupun masih dirasakan kurang. Peserta berangkat pulang. Kemudian baru diketahui bahwa telur paskah yang sudah disediakanbelum dibagikan. Terpaksalah Permata Samuel Ginting dan temannya berlari ke bis untuk membagikan telur tersebut.&lt;br /&gt;Perayaan ini dilakukan bukan hanya memberikan kegembiraan bagi jemaat, tapi dalam perayaan ini diikutkan juga keluarga mereka yang belum menjadi Kristen. Dari kegiatan ini diharapkan mereka membuka hati untuk menerima Yesus. Hal ini dibuktikan dari Paskah tahun 2006, dimana keluarga Ibu Empit yang jumlahnya belasan orang yang sebelumnya belum dibabtis sekarang sudah menjadi Kristen. Roh kudus menemani Tim dan Daerah Pelayanan PI beserta jemaatnya dan Allah memberkati. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr unselectable="on" hb_tag="1"&gt;&lt;td height="1" unselectable="on"  style="font-size:1pt;"&gt;&lt;div id="hotbar_promo"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;UANG DAN KEMAKMURAN&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Oleh: Pt. Bestari Sembiring&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Apakah kemakmuran itu diperoleh dengan mempunyai uang dan kekayaan yang banyak?. Timotius mengatakan dalam 1Tim. 6:9-10 “Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dam kedalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.&lt;br /&gt;Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai duka”. Jadi kekayaan itu bukanlah segalanya. Rasul Paulus dalam 1Tim. 6:6 mengatakan “Memang kalau ibadah itu disertai rasa cukup memberi keuntungan besar.” Jadi tanpa rasa puas kita tidak akan merasa cukup. Kita harus memiliki rasa puas dan pengucapan syukur, kita akan menikmati sukacita walau hidup kita dalam keadaan apapun. ke Hal. 12 Zig Ziglar mengatakan dari pada miskin, jauh lebih baikmenjadi kaya. Tetapi uang tidak dapat memberikan segala nya dan olehnya kita disuruh merenungkan: Uang dapat membeli tempat tidur yang mewah, tapi bukan tidur nyenyak; Buku-buku tapi bukan pengetahuan; Makanan tapi bukan nafsu makan; Alat kosmetik tetapi bukan kecantikan; Rumah yang megah namun bukan kehangatan rumah tangga; Obat-obatan tetapi bukan kesehatan; Kemewahan tetapi bukan kebudayaan; Hiburan tetapi bukan kebahagiaan; Agama tetapi bukan keselamatan. Jadi kesalehan kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar. Dalam Filipi 4:11-13 Rasul Paulus:“Aku telah belajar mencu kupkan diri dalam segala keadaan. Aku tau apa itu kekurangan dan apa itu kelimpahan. Dalam segala hal dan dalam segala perkara aku telah belajar, baik dalam hal kenyang, maupun dalam hal kelaparan, baik dalam hal kelimpahan maupun dalam hal kekurangan. Aku dapat mela- kukan segala perkara melalui Kristus yang menguatkan aku”. Philips Brooks mengatakan, ketika anda menikmati ke- makmuran, anda akan berani dalam kehidupan doa sebagai berikut: janganlah berdoa untuk kehidupan yang gampang; Berdoalah menjadi orang yang kuat; Janganlah berdoa untuk pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan kekuatanmu; Berdoalah untuk kekuatan yang sesuai dengan tugas-tugasmu. Maka pekerjaanmu tidak akan menjadi muzizat, Melainkan engkaulah yang akan menjadi muzizat itu. Firman Tuhan mengungkap- kan: Kekayaan yang paling besar adalah menjadi puas dengan kemakmuran, yakni kemakmur- an Alkitabiah yang sejati. Kemakmuran seperti ini didapat- kan bukan dari ketamakan akan masa depan namun dalam bersukacita didalam Tuhan, dan mempersilakan Allah untuk memberikan apa yang menjadi keinginan hatiku. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;IBLIS-BEGU GANJANG, ANDA TAKUT? (2)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Mungkin anda masih ingat pada suatu saat anda sedang dijamu makan di salah satu rumah kerabat di kampung halaman, misalnya ketika kerja tahun, selalu disuruh nasinya ditambah lagi, tidak boleh satu piring saja. “TAMBAH NAKANNDU ENA, PERMEN, LA MEHULI KALAK ADI SADA PIRING NGENCA”, kata si bengkila mendesak. Saya sendiri lama baru mengetahui mengapa begitu, apa alasannya?.&lt;br /&gt;Hal itu mengingatkan saya akan suatu peristiwa ketika saya masih berumur 6 tahunan di tahun 1958 yang lalu. Pada masa itu di kampung kami masih banyak orang “beragama perbegu (dari sebutannya anda sudah tahu siapa yang disembah oleh mereka, bukan?). Dan seorang diantaranya yang sudah sangat tua kedapatan mati gantung diri di jendela dapurnya (dia pasti benar-benar sudah bosan hidup karena sudah ketuaan).&lt;br /&gt;Waktu akan dikubur, ke dalam kotaknya di samping kepalanya, orang meletakkan satu piring nasi lengkap dengan sayur dan lauknya. Untuk makanan si orang mati itu di jalan, katanya. Nah, jadi kalau anda makan satu piring saja, yaa.. sama dengan nasi orang mati!.&lt;br /&gt;Pada malam harinya, diadakan lah suatu upacara ”perumah begu”. Walaupun takut, dan memang ditakut-takuti, saya coba-coba meng- intip, namanya juga anak-anak, walupun sebentar karena beraninya me- mang hanya sebentar. Tampak seorang ”guru perdewal-dewal” dengan suara di lehernya (seka-seka) meloncat kesana-kemari me- niru gerak-gerik dan suara orang yang telah mati tadi dengan persis. Dia minta kain favoritnya, makanan kegemar- annya ketika masih hidup dan bahkan nama-nama anjing-anjingnyapun ”sang guru” tahu dengan tepat dan benar. (seperti anda menjawab kuiz kita ini). Akhir-akhir ini, baik dalam koran maupun televisi sering kita mendengar berita adanya serombongan anak sekolah maupun karyawan pabrik ke- surupan bareng rame-rame. Mereka kejang-kejang, ber- teriak-teriak, menangis lalu pingsan tidak sadarkan diri. Peristiwa begini biasanya ter- jadi di tempat-tempat yang kata orang tempat keramat, tempat yang ada penunggunya (emangnya halte bis Trans jakarta?) atau di pabrik-pabrik atau bangunan besar lain yang pada awal pembangunannya diadakan upacara penanaman kepala kerbau. Apakah anda tahu apa maksudnya penanam- an kepala kerbau itu?. Sebenar nya penanaman kepala kerbau itu adalah ”petunjuk” dari se- orang antek-antek (anak buah) iblis yang digelari mbah dukun. Kepala kerbau dan darahnya yang ada di kepala kerbau itu adalah diperuntuk- kan bagi roh-roh jahat yang katanya agar kelak tidak meng ganggu baik proses pembangunannya maupun nanti orang-orang yang berada disitu.&lt;br /&gt;6Setelah 40 hari kemudian, kepala kerbau mulai mem- busuk akan datanglah roh-roh jahat memakannya. Jadi makanan roh-roh jahat itu adalah darah dan daging busuk, bukan bakpao, kue-kue atau kembang seperti sering kita lihat disediakan orang etnik tertentu di sekitar kita. Kalau anda tidak percaya, coba tanya sama dukun yang asli bukan sama dukun yang sering muncul di tivi lengkap dengan hapenya. Mungkin anda pernah dengar harga seekor ayam yang hitam seluruhnya: bulu- nya, bola matanya, paruhnya, lidahnya, kakinya bahkan da- rahnyapun hitam yang disebut AYAM CEMANI, harga- nya bisa jutaan rupiah karena perlu di pakai oleh dukun dalam upacaranya, biasanya disem belih dan darahnya ditumpahkan untuk makanan roh jahatnya.&lt;br /&gt;Saya jadi teringat lagi ketika masih kecil, sering ditakut-takuti orang termasuk oleh ibu saya sendiri: :”OLA KO KADAP RUSUR, MBUE TUKANG CULIK MUAT TAKAL JELMA, TANEMNA TERUH TITI, OLA KO KARI TANGKAPNA”, dan memang ketika itu jambatan Sembahe sedang dibangun. Akibatnya kalau ada orang yang tidak saya kenal datang membawa ”guni ratah” saya menjadi ketakutan dan sembunyi padahal dia hanya mau beli dedak padi ke mesin penggilingan padi!. IOOH NANDEKU, NJAGA AGINGKU NGE KEPE ATENDU AKU. Jika anda jeli melihat kedua contoh kasus di atas, tentu anda dapat melihat bahwa anak-anak sekolah atau karyawan itu kerasuk- an roh jahat sedang sang guru perdewal-dewal dirasuki roh orang mati. Pasti anda bertanya atau tidak percaya, apa mungkin roh orang mati bisa merasuki orang yang masih hidup?. Begini saja, anda baca Lukas 16:19-31 mengenai kisah Lazarus dan orang kaya yang mati. Roh Lazarus pergi ke pangkuan Abraham sedang roh orang kaya (mewakili roh orang mati yang tidak diselamatkan) pergi ke kerajaan maut. &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Nah, kerajaan maut ini yang dikenal dengan nama Hades, bosnya adalah si iblis Lucifer!. (Ibr.2:14). Dia menguasai roh-roh orang mati yang tidak diselamatkan itu dalam arti dia berbuat sekehendak hatinya, mau disiksa habis-habisan, mau diapakan saja bisa. Dengan persetujuan si iblis, anak buahnya di dunia ini, yaitu si dukun tadi dapat memanggil ”sementara” roh orang mati yang masuk di Hades. Barangkali anda pernah melihat seseorang yang kesurupan menyebutkan nama orang yang telah mati yang sedang merasukinya.&lt;br /&gt;Hal ini sangat penting diperhatikan khususnya dalam pelayanan pelepasan, kerasukan roh orang mati tidak dapat ditengking (dalam nama Yesus) sebagai roh jahat dan sebaliknya roh jahat jangan ditengking sebagai roh orang mati.&lt;br /&gt;Apakah semua orang dapat dirasuki oleh roh jahat iblis?. Para dukunpun tahu, tidak semua orang bisa dirasuki oleh roh jahatnya, tidak bisa ”seluken”. Coba anda perhatikan bila ada orang-orang mengada- kan acara ”erpangir ku lau” ada yang seluken, ada yang tenang-tenang saja tidak terjadi apa-apa. Tapi anda jangan coba-coba lah ikut acara begitu, anda akan membuka celah dalam diri anda jalan iblis masuk ke dalam diri anda!.&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Lalu anda masuk dalam golongan yang mana?. Anda tidak akan bisa dirasuki roh jahat, tidak bisa diguna-gunai orang, tidak bisa disantet orang, selama anda adalah orang Kristen yang benar dan bukan suam-suam kukuh (Wahyu 3:16). Mengapa?. Karena Roh Allah berada dalam diri anda (1Kor 3:16) dan Roh Allah itu lebih besar dari segala roh yang ada di dunia!. Kalau anda membuka celah bagi iblis maka Roh Allah akan pergi dari anda dan leluasalah iblis menyengsarakan anda.&lt;br /&gt;Bagaimanakah celah itu bisa terjadi?. Hal itu terjadi jika anda:&lt;br /&gt;1. Anda mengikuti upacara pe- nyembahan iblis atau pun begu-begu; &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Anda berhubungan dengan iblis walaupun secara tidak sadar, misalnya anda pergi ke dukun minta kesembuh- an tanpa atau dengan obat-obat yang sudah dimanterai, penglaris, pesugihan, susuk, naik pangkat dan jabatan, kekebalan, wibawa agar disegani orang, bikin pelet atau guna-guna, minta berbagai macam jimat, minta menyantet ”musuh” anda agar sakit bahkan sampai mati, dan lain-lain;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;3. Cara yang paling canggih iblis merasuki diri kita adalah melalui emosi pikiran kita. Salah satu adalah KEMARAHAN. Hal ini sangat jelas dikatakan oleh Firman Tuhan dalam ALKITAB. Ada pernyataan mantan dukun dari Afrika, yang juga di- benarkan oleh mantan dukun dari Indonesia, katanya orang Kristen yang benar dalam penglihatan mereka ada penutupnya (yang semula mereka tidak tahu apa itu) yang tidak bisa mereka tembus sedang orang non Kristen bagi mere ka terbuka (alias telanjang, maaf) dan dapat dipenga- ruhi mereka dengan sangat mudah. Akan tetapi, menurut pengakuan mere- ka, penutup orang Kristen itu langsung terbuka bila mereka berhasil membuat- nya marah misalnya dengan cara mengejeknya atau memaki-makinya. Nah lho.&lt;br /&gt;Pembaca ERGUNA, sebenarnya tulisan kali ini jauh lebih panjang, akan tetapi kuatir nanti halaman buletin kita tidak cukup apalagi tentunya banyak topik lain juga, baiklah kita langsung ke Kuiz saja.&lt;br /&gt;Adapun pertanyaannya sebagai berikut:&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;1. Sebutkan satu ayat dalam Alkitab PB yang menyatakan Roh Allah yang ada dalam diri kita lebih besar dari semua roh yang ada di dunia?;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;2. Sebutkan satu ayat dalam Alkitab PB yang menyatakan bila kita marah jangan sampai matahari terbenam kita masih marah, karena iblis akan mengambil kesempatan sehingga kita berbuat dosa?.&lt;br /&gt;3. Sebutkan satu judul lagu dan baitnya dalam kidung Jemaat yang isinya kita harus selalu memuji Tuhan untuk menghancurkan senjata iblis yang ditujukan kepada kita.&lt;br /&gt;Segera kirimkan jawaban anda lewat SMS ke 0815 9638699 pagi ini juga, dan seperti biasa tersedia hadiah masing-masing Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah) bagi 3 orang pengirim pertama jawaban yang benar. Tuhan Memberkati, PUJI TUHAN, HALELUYA!.&lt;br /&gt;(Dr. Eliot Ginting Suka, SpTHT)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-2469011000223154500?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2469011000223154500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2469011000223154500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/08/erguna-bulan-juni-2007.html' title='ERGUNA Bulan Juni 2007'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-2988344246719313238</id><published>2008-09-01T10:01:00.000-07:00</published><updated>2008-09-08T06:21:37.094-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SK BULETIN ERGUNA'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;PELINDUNG&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;span style="color:#cccccc;"&gt;BP Runggun GBKPRawamangun&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;PENASEHAT&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;u&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Pt. Alex T. Tarigan&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Dkn. Sri Rejeki br Tarigan &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;PIMPINAN REDAKSI&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/u&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Daulat Ginting &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;DEWAN REDAKSI&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Frans Barus&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Tama Sempana Sinulingga&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Daniel Bukit&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Vera br Ginting&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Rasngena br Sebayang&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;TIM PI GBKP Rawamangun&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;u&gt;ALAMAT REDAKSI/SIRKULASI/SURAT&lt;/u&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#cc9933;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;Jl. Mahoni Raya No. 10,Pulomas, JaktimTelp. 021-4714067 &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#cc0000;"&gt;EMAIL&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="color:#ffffff;"&gt;erguna_gbkp@yahoo.co.id&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-2988344246719313238?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2988344246719313238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2988344246719313238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/selamat-datang-di-buletin-erguna.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-1965936736898469389</id><published>2008-09-01T09:00:00.000-07:00</published><updated>2008-09-02T03:00:07.276-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='SK BULETIN ERGUNA'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;GEREJA BATAK KARO PROTESTAN&lt;br /&gt;(GBKP)&lt;br /&gt;RUNGGUN RAWAMANGUN-PULOMAS JAKARTA TIMUR&lt;br /&gt;Sekretariat : Jl. Mahoni Raya No. 10 Jakarta Timur 13210&lt;br /&gt;Telp 4714067&lt;br /&gt;___________________________________________________________________________________________________&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;KEPUTUSAN&lt;br /&gt;MAJELIS RUNGGUN GEREJA BATAK KARO PROTESTAN (GBKP)&lt;br /&gt;RAWAMANGUN-PULOMAS&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;No:&lt;br /&gt;Tentang &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;PEMBENTUKAN BULETIN DAN PANITIA REDAKSI&lt;br /&gt;MAJELIS RUNGGUN GBKP RAWAMANGUN-PULOMAS &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Menimbang : &lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;a. bahwa dalam rangka menjalin dan meningkatkan komunikasi TIM PI dan Jemat (GBKP) Rawamangun- Pulomas, perlu dibentuk Buletin TIM PI Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun-Pulomas;&lt;br /&gt;b. bahwa dalam rangka penerbitan Buletin TIM PI Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun- Pulomas, perlu segera menetapkan Susunan Panitia Redaksi; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;Mengingat :&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;1.&lt;br /&gt;2.&lt;br /&gt;3. &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;MEMUTUSKAN &lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;u&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;strong&gt;Menetapkan :&lt;/strong&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;PERTAMA : &lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;Membentuk Buletin TIM PI Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun-Pulomas, yang selanjutnya disebut BULETIN ERGUNA dengan Susunan Panitia Redaksi sebagaimana tercantum dalam Lampiran Keputusan ini; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;KEDUA : &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Panitia Redaksi mempunyai tugas sebagai berikut:&lt;br /&gt;mengumpulkan tulisan maupun naskah yang berkaitan dengan Iman Kristiani serta mengolah data tersebut menjadi naskah publikasi;&lt;br /&gt;menerbitkan Buletin ERGUNA Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun-Pulomas; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;KETIGA :&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Semua anggota TIM PI Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun-Pulomas wajib membantu pelaksanaan tugas Panitian Redaksi Buletin ERGUNA;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;KEEMPAT : &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Segala biaya yang diperlukan dalam pencetakan BULETIN ERGUNA dibebankan pada Kas TIM PI Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Rawamangun-Pulomas ;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;KELIMA : &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Keputusan ini berlaku surut sejak tanggal 1 Agustus 2004 dengan ketentuan bahwa segala sesuatunya akan diubah dan diperbaiki kembali sebagaimana mestinya apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini. &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;DITETAPKAN DI : JAKARTA&lt;br /&gt;PADA TANGGAL : 1 AGUSTUS 2004 &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ketua Runggun GBKP Rawamangun Pulomas&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Prt. Tomen Bukit&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Salinan Keputusan ini disampaikan kepada Yth:&lt;br /&gt;1. BP Runggun Gereja Batak Karo Protestan (GBKP)&lt;br /&gt;Rawamangun-Pulomas;&lt;br /&gt;2. Ketua TIM PI GBKP Rawamangun-Pulomas;&lt;br /&gt;3. Dewan Redaksi dan Anggota TIM PIGBKP Rawamangun-Pulomas;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;LAMPIRAN : Keputusan Majelis Runggun Gereja Batak Karo Protestan&lt;br /&gt;(GBKP) Rawamangun-Pulomas No :&lt;br /&gt;Tanggal : 1 Agustus 2004 &lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;SUSUNAN PANITIA REDAKSI&lt;br /&gt;BULETIN “ERGUNA” &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PELINDUNG : &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;BP Runggun GBKP&lt;br /&gt;Rawamangun &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PENASEHAT :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Pt. Alex T. Tarigan&lt;br /&gt;Dkn. Sri Rejeki br Tarigan &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PIMPINAN REDAKSI :&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Daulat Ginting &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;DEWAN REDAKSI :&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;Frans Barus&lt;br /&gt;Rumiris STh&lt;br /&gt;Daniel Bukit&lt;br /&gt;Vera br Ginting&lt;br /&gt;Rasngena br Sebayang&lt;br /&gt;TIM PI GBKP Rawamangun-Pulomas &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;ALAMAT REDAKSI/SIRKULASI/SURAT&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;Jl. Mahoni Raya No. 10,&lt;br /&gt;Rawamanungu-Pulomas, Jakarta Timur&lt;br /&gt;Telp. 021-4714067 &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;EMAIL&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;a href="mailto:erguna@plasa.com"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;mailto:erguna@plasa.com&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-1965936736898469389?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1965936736898469389'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/1965936736898469389'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/gereja-batak-karo-protestan-gbkp.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-796960611232021857</id><published>2008-09-01T07:46:00.001-07:00</published><updated>2008-09-01T09:05:21.285-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'>ERGUNA Edisi Agustus 2004</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Salam Kami&lt;br /&gt;Salam dalam kasih YESUS&lt;br /&gt;Syalom. Kembali buletin ERGUNA menjumpai saudara terkasih. Mulai terbitan ini buletin mengalami perubahan baik susunan maupun jumlah halaman. Kami bersyukur banyak dukungan kepada kami untuk terus menerbitkan buletin PI ini. Dan kami tetap mengharapkan tulisan berupa ajaran, kesaksian dan lain sebagainya untuk menambah pengetahuan rohani kita. Kami berharap melalui media ini kita tetap dapat saling mendukung. Redaksi juga mengucapkan selamat kepada para majelis yang telah menyelesaikan penataran dengan dukungan doa supaya TUHAN yang terus membimbing dan memberi kekuatan kepada saudara dan keluarga.&lt;br /&gt;Redaksi&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-796960611232021857?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/796960611232021857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/796960611232021857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/erguna-edisi-agustus-2004.html' title='ERGUNA Edisi Agustus 2004'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-6174158748910568410</id><published>2008-09-01T07:46:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T08:59:02.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;JUBAH &lt;span style="font-family:arial;"&gt;YANG&lt;/span&gt; DIUNDI&lt;br /&gt;Oleh: Vera Ginting&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah jubah itu?&lt;br /&gt;Jubah merupakan sejenis pakaian yang fungsinya berbeda jauh dengan pakaian biasa serta tidak sembarang orang memakai jubah. Jubah biasanya dipakai oleh orang tertentu dan pada acara tertentu seperti saat hakim di ruang sidang, hari wisuda, saat pertua, diaken, atau pendeta sedang bertugas, atau saat seorang raja memberi wejangan di depan rakyatnya. Jubah melambangkan kekuasaan, peneguhan jabatan atau orang berilmu. Namun, jubah pula yang menutupi kepalsuan dan kejahatan. Hakim lalimpun kalau sudah memakai jubah terlihat bijaksana. Raja yang jahat akan terlihat berjaya dengan jubahnya. Pertua, diaken dan pendeta durnapun akan terlihat suci dengan jubahnya.&lt;br /&gt;Dalam kitab Perjanjian Lama (PL), jubah imam dibuat dengan ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi oleh Nabi Musa (Keluaran 39). Ketetapannya menyangkut jenis bahan, warna, ukuran, model, siapa yang membuat, bagaimana membuatnya, sampai kapan saat digunakan. Dalam kegiatan keagamaan, jubah imam menjadi salah satu perlengkapan ibadah yang sakral.&lt;br /&gt;Begitu juga dalam pemerintahan, jubah raja menjadi lambang kekuasaan dan kebesarannya. Sebagai imam dan raja damai, apakah semasa hidupnya Yesus memakai jubah? Kalau dilihat pada film “Yesus”.&lt;br /&gt;Kalau direnungkan ulang, ini bukan ejekan, tetapi memang wajib bagi seorang imam menghadap Tuhan dengan pakaian dinasnya, yaitu jubah imam atau raja. Dia akan dibunuh dan mati, berarti Dia akan menghadap Tuhan yang mengutus-Nya ke dunia. Dia harus memakai jubah karena Dia akan menjadi imam pengantara antara manusia dan Tuhan untuk membawa korban pendamaian di Surga.&lt;br /&gt;Belum sampai Surga, jubah itu dirampas oleh prajurit Romawi. Mereka pikir tidak pantas orang disalib memakai jubah. Mereka pikir juga terlalu mahal jubah dinodai dengan darah.&lt;br /&gt;Jubah itu lebih layak diundi saja karena harganya mahal sehingga yang menang pantas mendapatkannya. Prajurit Romawi yang menang undi pantas dapat jubah tanpa membeli atau membuatnya. Ini pun bukan kebetulan.&lt;br /&gt;Yesus menghadap Tuhan bukan seperti imam yang membawa seekor domba yang akan di sembelih. Kalau seperti itu, Yesus akan diminta kembali ke bumi karena tidak menggunakan pakaian dinas. Sampai sekarang, Yesus belum kembali. Berarti Dia sudah diterima di Surga bukan hanya sebagai imam, tetapi sekaligus sudah menjadi persembahan korban pendamaian antara Tuhan dan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus menyerahkan diri sebagai domba sembelihan yang darah-Nya mengalir untuk menebus dosa manusia. tanpa pengesahan dari manusia. Oleh karena itu, Yesus tidak perlu memakai jubah di kayu salib. Yesus menghadap Tuhan tanpa jubah, tanpa kekuasaan, tanpa kekayaan, tanpa pengesahan dari manusia.&lt;br /&gt;Tetapi, Yesus kaya dengan hati yang mengampuni, hati yang mau berkorban, hati yang penuh cinta kepada pengikut-Nya.&lt;br /&gt;Yesus memberi gambaran sesungguhnya bahwa menghadap Tuhan tidak perlu dengan jubah yang melambangkan jabatan dan penguasaan Taurat dan ilmu di dunia.&lt;br /&gt;Oleh karena itu, kita datang kepada Tuhan harusnya selalu apa adanya, tidak ditutup dengan jubah yang mungkin kualitas hati dan perbuatan tidak sesuai dengan tuntutan jubah yang digunakan.&lt;br /&gt;Yesus disalib tanpa jubah, Yesus menghadap Tuhan tanpa pakaian dinas imam. Tetapi, kualitas hati dan perbuatan-Nya tidak bercela alias sempurna. Bagaimana kita menghadap Tuhan selama ini? Adakah kita memakai jubah kekuasaan atau kekayaan? Atau jubah kepalsuan dan kemunafikan?&lt;br /&gt;Tulisan ini adalah sebagai perenungan menyongsong penangkuhan dan pengukuhen pertua diaken pada tanggal 19 September 2004 yang akan datang.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-6174158748910568410?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/6174158748910568410/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/apakah-jubah-itu-jubah-merupakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/6174158748910568410'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/6174158748910568410'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/apakah-jubah-itu-jubah-merupakan.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-3429389333020637424</id><published>2008-09-01T07:14:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T09:00:52.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;APA YANG KITA PERJUANGKAN&lt;br /&gt;Oleh : Daulat Ginting&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang Kristen cenderung melewati hidup ini dengan berfikir: ”Yang paling penting adalah memperoleh keselamatan. Tetapi bukankah keselamatan itu sudah disediakan oleh Kristus?. Jadi tidak perlu repot. Kita sudah selamat.&lt;br /&gt;Tidaklah sesederhana itu!.&lt;br /&gt;Tidak berarti segala sesuatu menjadi baik, indah dan menyenangkan.&lt;br /&gt;Selama kita masih di bumi, kita berada di medan perang, bercampur baur dengan kekerasan, penderitaan, kegagalan, dan pencobaan. Senjata-senjata iblis masih berbahaya dan nyata.&lt;br /&gt;Benar, bahwa kemenangan Kristus telah diperoleh di atas Bukit Kalvari, tapi pertempuran belum selesai. Pada suatu hari di masa depan, Kristus yang menang akan melemparkan iblis dengan kepala di bawah ke dalam lautan api yang kekal, dan akhirnya semua selesai. Hari itu akan datang. Tetapi belum disini.&lt;br /&gt;Dunia ini hanya merupakan tanah bayang-bayang sebuah ruang depan, jalan masuk ke dunia yang sesungguhnya dan kehidupan sesungguhnya yang akan datang. Kita cenderung membayangkan hidup ini adalah hidup yang sesungguhnya dan setelah semuanya berakhir lantas kitapun menyelinap ke sorga.&lt;br /&gt;Sebagai orang Kristen, kita harus memandang jauh dalam hidup ini. Ibarat naik ke gunung dan menatap ke kedalaman “keabadian”, kemudian kita melakukan pemilihan keputusan. Kita harus segera membuat keputusan yang antara lain menolak mencari kesenangan sendiri, tetapi menderita sengsara sebagai prajurit yang baik dari Allah yang hidup.&lt;br /&gt;Kehidupan orang Kristen bukanlah pemenuhan kepuasan pribadi. Dengan cara yang sama, hidup kita bukanlah tentang kepuasan atau pemenuhan atau kebahagian kita.&lt;br /&gt;Kita boleh belajar dari Nabi Musa. Musa mengubah garis dasar kehidupannya, apakah kita melihatnya? Ia menyerahkan kekayaan Mesir. Lihat kekayaan Firaun Mesir saat ini, ribuan tahun kemudian, orang-orang masih antri panjang untuk melihat kekayaan yang luar biasa itu dan masih menakjubkan dunia. Itu semua telah dikorbankan Musa untuk suatu hadiah di masa depan. Untuk hadiah abadi. Musa memfokuskan diri dan melihat, yang tak kelihatan.&lt;br /&gt;Dan petunjuk Allah, inilah sungguhnya kehidupan orang Kristen, memalingkan pandangan kepada kekayaan yang sebenarnya dalam Kristus. Allah mempercayakan kekayaan besar kepada kita, sementara orang-orang lain menggantungkan hidup pada harta dengan jumlah yang juga tidak berarti.&lt;br /&gt;Orang Kristen, pandanglah ke luar sana. Pandanglah ke arah kejauhan. Jangan hidup hanya untuk apa yang di depan kita, tapi carilah gambar yang lebih besar. Bayangkanlah “Keabadian” dan “Kekekalan”. Kita harus belajar, seperti yang disarankan oleh Paulus, untuk “tidak memperhatikan yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan, karena yang kelihatan adalah sementara, sedangkan yang tak kelihatan adalah kekal” [2 Kor 4: 18].&lt;br /&gt;Ketika Anda dan saya memasuki kehadiran Allah yang hidup, banyak hal akan berubah. Salah satunya, perspektif-perspektif kita, dan juga sistem nilai kita. Oleh karena itu, jangan membuang hidup atau menghabiskan diri pada waktu yang menyenangkan disini, untuk beberapa dekade pendek saja. Tabunglah dalam sesuatu yang kekal!.&lt;br /&gt;Fokus yang jelas dari pencarian kita akan kehendak Allah adalah Alkitab. Alkitab adalah alat untuk menguduskan kehidupan kita (instrument of sanctification) [Yoh 17: 17].&lt;br /&gt;Apakah yang harus kita perjuangkan???&lt;br /&gt;Mencari apa yang dirancang Tuhan [Yesaya 30:1] Rancangan manusia bersifat duniawi, tetapi rancangan Tuhan bersifat kekal, lebih kuat dan berkuasa. Hidup manusia hanya dapat berjalan sesuai dengan rancangan Tuhan.&lt;br /&gt;Kita bukan mencari “the secret will of God” (kehendak Tuhan yang tersembunyi), tetapi “the revealed will of God” (kehendak Tuhan yang dinyatakan) di dalam Firman Tuhan. The secret will of God hanya diketahui sesudah kita mengalami atau melewatinya.&lt;br /&gt;Apa yang menjadi kehendak Allah untuk dilakukan sudah dinyatakan di dalam Alkitab dan jika kita melakukannya dengan taat, maka kita tidak akan terjebak dalam jalan buntu. Jika kita tidak taat dalam hidup ini, kita masuk dalam dosa rahasia yang disengaja, maka pesan bagi kita adalah tentang sesuatu yang menakutkan.&lt;br /&gt;Namun, Tuhan tidak akan melalaikan orang-orang yang sudah menderita demi nama-Nya. Orang-orang yang bertahan dalam nama Allah dan dengan kuasa-Nya, akan dihormati oleh tahta-Nya di luar kuasa kata-kata untuk menjelaskannya.&lt;br /&gt;Kita akan mendapat penghiburan besar seperti sumur artesis berisi air yang dingin. Bagi kita itu merupakan hari pembayaran yang mengembirakan, perayaan yang penuh sukacita karena kita berada dalam penyembahan dan pujian bagi Sang Raja.&lt;br /&gt;Kerinduan kita tidak akan menjadi lembab, seperti tertulis dalam Titus 2: 11-14, yaitu: “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia ini dengan menantikan penggenapan pengharapan kita yang penuh bahagia dan pernyataan kemuliaan Allah yang Mahabesar dan Juruselamat kita Yesus Kristus, yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri yang rajin berbuat baik”.&lt;br /&gt;Pikirkanlah tentang itu. Harapan sorgawi menunggu kita!. Harapan hadiah kekal bersinar di kejauhan seperti bintang yang dapat digapai. Dan setiap orang dari kita hanya selangkah jauhnya dari berdiri di hadirat Penebus dan Tujhan kita. Mari kita buat hari ini berarti.&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-3429389333020637424?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/3429389333020637424/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/apa-yang-kita-perjuangkan-oleh-daulat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3429389333020637424'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/3429389333020637424'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/apa-yang-kita-perjuangkan-oleh-daulat.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-2575094882453966711</id><published>2008-09-01T06:55:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T08:57:24.733-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;MENGAPA KITA MASIH BERBUAT DOSA?&lt;br /&gt;Oleh: Jendamita Brahmana&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;1Yohanes 3:9 “Setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa lagi, sebab benih Ilahi tetap ada dalam dia dan ia tidak dapat berbuat dosa lagi, karena ia lahir dari Allah”&lt;br /&gt;Kita yang percaya Kristus pasti menerima apa yang disampaikan oleh Yohanes bahwa anak-anak Allah Allah tidak dapat berbuat dosa lagi? Namun faktanya orang yang sudah lahir baru, dipenuhi Roh Kudus dan yang melayanipun masih berbuat dosa. Apakah dengan kita masih berbuat dosa, kita bukan lagi anak-anak Allah? Tidak demikian, Firman Tuhan dalam Yohanes 1: 12 “Setiap orang yang menerima Kristus dan percaya dalam nama-Nya diberi kuasa jadi anak Allah?&lt;br /&gt;Lantas apakah kita tetap berbuat dosa? “Dalam penantian hari Tuhan, kita harus berusaha supaya kedapatan tak bercacat dan tak bernoda dihadapan-Nya” [2 Petrus 3:14].&lt;br /&gt;Marilah kita berusaha untuk tidak jatuh ke dalam dosa lagi, karena dosa adalah pelanggaran hukum Allah dan berasal dari iblis. Beberapa ayat menunjukkan bahwa kita tidak berbuat dosa lagi, jika:&lt;br /&gt;1. “Lidah” [Yakobus 3: 6]: Lidah sangat berperan menjatuhkan manusia dalam dosa. Lidah adalah pendusta sama seperti iblis adalah pendusta dan bapa segala dusta. Oleh karena itu, kita haruslah berusaha mengendalikan lidah kita yang berdusta dengan lidah yang mengatakan kebenaran. Firman Tuhan mengatakan: “katakan “Ya” di atas “Ya”, katakan “tidak” di atas “tidak”. Selain itu dosa.&lt;br /&gt;2. “Kasih” [I Petrus 4:8b]: “Sebab Kasih menutupi banyak sekali dosa”. Bila kita memiliki Kasih Kristus yang melimpah, kita tidak akan jatuh dalam dosa. Sebab kita tidak akan menghakimi, mencelakakan dan merugikan orang lain, melainkan berusaha menolong, membangkitkan dan melengkapi orang lain. Sedangkan iblis tidak punya kasih sama sekali. Iblis sebagai pencuri, datang hanya untuk mencuri, membunuh dan membinasakan. [Yoh 10: 10]. Oleh karena itu, kejarlah “Kasih” [I Kor 14: 1] dan siapa yang mengejar “Kasih” akan beroleh kehidupan, kebenaran dan kehormatan [Amsal 21: 21]. Kejarlah Kasih “dengan terus-menerus mengampuni”. Kalau kita mengampuni berarti kita sedang menarik Kasih dari Sorga.&lt;br /&gt;3. “Otoritas dan Kuasa” [Mazmur 110: 2]: “Tongkat kekuatanmu akan diulurkan Tuhan dari Sion, memerintahlah diantara musuhmu”. Tongkat adalah lambang kekuasaan (otoritas).&lt;br /&gt;Roh Kudus sebagai jaminan kuasa dan otoritas kita melawan musuh-musuh bahkan memrintah atas mereka. Musuh tersebut adalah “iblis” [Yakobus 4:7, “keduniawian” [Yoh 15: 18-19] dan “kedagingan” [Roma 8: 6-8]. Kalau kita mengandalkan Kuasa Roh Kudus, kita tidak akan jatuh dalam dosa.&lt;br /&gt;4. “Penderitaan” [I Petrus 4: 1 cd] : “Karena barang siapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa”. Alkitab mengatakan, kita harus mempersenjatai diri dengan pikiran yang demikian sehingga menjadikan kita mampu mengucap syukur sekalipun kita menderita karena kebenaran. Mengucap syukur berarti kita menghentikan perberbuatan dosa seperti bersungut-sungut, menyalahkan orang bahkan menyalahkan Tuhan.&lt;br /&gt;Kiranya kebenaran Firman Tuhan ini menolong kita agar mampu menang atas dosa yang merintangi kita sehingga kita tidak berbuat dosa lagi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-2575094882453966711?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/2575094882453966711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/mengapa-kita-masih-berbuat-dosa-oleh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2575094882453966711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/2575094882453966711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/mengapa-kita-masih-berbuat-dosa-oleh.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-6192347715236238233</id><published>2008-09-01T06:50:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T09:11:13.992-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;TENAGA DETASEER PI&lt;br /&gt;Oleh: Pt. Bestari Sembiring&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Salah satu tugas Gereja sesuai dengan Tri Tugas Gereja adalah bersaksi, yaitu menyaksikan nama Tuhan Yesus bagi orang yang belum mengenal-Nya. Salah satu bentuknya adalah “Pemberitaan Injil”. Lebih kurang 5 tahun Runggun GBKP Rawamangun Pulomas telah menempatkan Tenaga Detaseer Perkabaran Injil di Sumatra Utara, yakni di daerah Langkat. Daerah ini dipilih dengan pertimbangan masih banyak masyarakat, terutama suku Karo belum mengenal dan menerima Injil dan Kabar Baik.&lt;br /&gt;Dalam perjalanannya, tenaga Detaseer masih menjadi silang pendapat terutama menyangkut masalah pelaksanaannya. Namun sejauh ini, tenaga Detaseer ini masih terus dilanjutkan dan juga di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;Hal ini perlu dilakukan karena Rasul Paulus dalam Roma 10: 14-15, mengatakan: “Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia?”. Bagaimana mereka percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberiktakan-Nya. Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus. Seperti ada tertulis:” Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik”.&lt;br /&gt;Tulisan di atas bisa kita lanjutkan:” Bagaimana mereka di utus bila tidak ada dana?.Tim PI Rawamangun mengucapkan terima kasih kepada saudara yang telah ikut dalam Tim PI dan kepada saudara yang sudah dengan senang hati mengambil bagian dalam pendanaan Tenaga Detaseer PI.&lt;br /&gt;Harapan kita, nama Tuhan terpuji dan lebih banyak lagi saudara kita yang diselamatkan.&lt;br /&gt;Kepada saudara yang belum mengambil bagian marilah masing-masing kita turut mengambil bagian dalam mengutus saudara kita berangkat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-6192347715236238233?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/6192347715236238233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/tenaga-detaseer-pi-oleh-pt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/6192347715236238233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/6192347715236238233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/tenaga-detaseer-pi-oleh-pt.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-125427629548049250</id><published>2008-09-01T06:08:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T09:14:53.345-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PERTOBATAN DUA DUKUN&lt;br /&gt;Pt. Alex T. Tarigan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Tahun 2002 yang lalu, Tim PI Klasis Jakarta-Palembang mengutus Jemaat 20 orang ber-PI ke GBKP Klasis Lau Baleng. Di suatu desa tepatnya Desa Mbalmbal Petarum, dimana merupakan lokasi pelayanan Pt. Bestari Sembiring/ Nora Dr. Maria Magdalena Sembiring dijumpai dua orang ibu sebagai dukun. Atas pelayanan hamba Tuhan ini, kedua ibu ini mau bertobat untuk melepaskan semua perdukunannya (bertobat).&lt;br /&gt;Untuk itu, kami dari Desa Kinangkong (Pt. Alex T. Tarigan/Nora Bunga Pelawi) bekerja sama untuk pelayanan pelepasan tersebut. Pelayanan pertama dilakukan terhadap dukun (A), yaitu isteri Kepala Desa. Ia dapat melihat roh-roh yang gentayangan (dua lapis pengenen matana) dan lehernya dapat bersuara (bersaika-saika). Sebagaimana biasanya, pelayanan seperti ini dilakukan dengan menjelaskan sampai ia memahami bahwa perdukunan itu benar-benar suatu kekejian di mata Tuhan (Ul 18 : 9-12).&lt;br /&gt;Setelah ibu ini sungguh-sungguh mengaku mau bertobat dan mengaku dosa-dosanya serta mau mengikut/setia pada Kristus, lalu diminta pengakuannya atas dosa-dosanya terutama kemana saja ia pernah meminta ilmu pada dukun-dukun. Ada puluhan dukun yang ia ingat dan mulailah ia melakukan pengakuan dosa dengan menyebut ke dukun mana ia berguru. Beberapa dukun telah diakuinya kepada Tuhan, tapi tiba pada nama suatu dukun ia terdiam dan diulangi kembali tetap saja diam sehingga dengan suara keras dipaksa ia mengaku. Apa yang terjadi?&lt;br /&gt;Dari posisi duduk ia jatuh terlentang kebelakang dan terlihat seperti kejang. Hal ini merupakan sesuatu yang baru bagi kami dan dengan berserah pada Roh Kudus, kami melakukan pencetan di atas lutut sampai kepaha sehingga ia menjerit keras dan pada saat itu pulalah kami mengusir (menengking) roh jahat itu. Ia langsung terlihat lemah (lemas) dan pada saat itu atas nama Yesus kami perintahkan ia duduk sambil tertunduk. Kemudian dilanjutkan dengan pengakuan dosa lainnya.&lt;br /&gt;Setelah dilakukan pengakuan dosa, kami rasakan Roh Kudus menyatakan agar menyiapkan minyak urapan dan air urapan. Maka minyak urapan dioleskan pada mata dan leher Roh Kudus menuntun kami dalam dialog selanjutnya, yakni “Apakah ibu mempunyai sawah dan disana ada gubuk ?“. Dia menjawab “Ya“. Adakah sesuatu yang yan luar kebiasaan terjadi disana? tanya kami. Semula ia menjawab bahwa semuanya biasa-biasa saja tapi kami mendesak agar ia mengingat-ingat lebih sungguh-sunguh, dan akhirnya ia ingat dan mengaku bahwa pada saat ia membongkar tumpukan bekas gubuk itu, dia menemukan ular yang sangat besar yang membuat ia sangat terkejut (birawan). Untuk menghilangkan keragu-raguan dan rasa takut, kami suruh agar dilakukan percikkan air urapan disana dan ia bertekat akan melakukannya, jawabanya.&lt;br /&gt;Pada tahun 2003, kami mendapat berita bahwa keluarga ibu tersebut telah rajin ke gereja, “Puji Tuhan”.&lt;br /&gt;(bersambung)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-125427629548049250?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/125427629548049250/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/pertobatan-dua-dukun-pt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/125427629548049250'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/125427629548049250'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/pertobatan-dua-dukun-pt.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-540120365995109112</id><published>2008-09-01T06:07:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T09:08:11.754-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PEDULI KASIH&lt;br /&gt;Oleh: Pt. Bestari Sembiring&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan Juli-Agustus 2003, kami mengikuti Tim PI Klasis Jakarta-Palembang ke Klasis Lubuk Pakam. Sebagai Tim Pengobatan Masal merangkap Pekabaran Injil, kami lebih banyak berada di Runggun GBKP Tiga Juhar dan menginap di rumah Pendeta Roslina Sembiring.&lt;br /&gt;Seorang pemuda bernama Rafles Barus, terbaring cukup lama karena sakit akibat kecelakaan yang dialaminya sewaktu masih bekerja di Jakarta pada sebuah perusahaan keluarga. Kaki kanan yang patah dan luka terbuka yang dialaminya harus diamputasi menurut dokter RS UKI yang merawatnya pada waktu itu. Orang tua tidak setuju dengan amputasi yang diusulkan, lalu diputuskan untuk memasang “pen besi” yang mengakibatkan rasa sangat sakit, sehingga akhirnya diputuskan untuk dibawa kembali ke Tiga Juhar dengan harapan pengobatan tradisional.&lt;br /&gt;Namun, dalam perjalanan pulang dengan Kapal, Rafles Barus merasakan kesakitan yang amat sangat, sehingga setibanya di Medan dilakukan pengoperasian ulang di RS Siti Fajar, ternyata karena kesalahan pemasangan pen besi. Segala biaya ditanggung pihak keluarga.&lt;br /&gt;Lalu, pengobatan dilakukan di rumah secara kedokteran dan tradisional, tetapi kondisinya bertambah buruk. Daging tambah membusuk, berbau dan besi pen sudah kelihatan dan ditutup dengan tudung kain kasa untuk menghidari lalat.&lt;br /&gt;Kehidupan ekonomi keluarga dari hasil pertanian semakin terkuras dengan adanya musibah tersebut. Saran Tim PI agar diamputasi tidak disetujui orang tua karena biaya operasi ulang di Medan membutuhkan biaya Rp. 7 juta.&lt;br /&gt;8Keluarga ini adalah anggota GBKP Tiga Juhar. Namun selama berbulan-bulan tidak mendapat perhatian karena yang bersangkutan terlihat jarang bersekutu dengan jemaat disana.&lt;br /&gt;Tim PI telah menyarankan kepada Pendeta agar Runggun Gereja memberikan perhatian dan Mamre mengirim surat ke Runggun mengenai masalah tersebut.&lt;br /&gt;Dalam kebaktian Minggu dimana kami sebagai pembawa Firman, diadakan sumbangan spontanitas dari jemaat untuk biaya pengobatan tersebut dan terkumpul Rp. 1 juta. Sebelumnya Nora telah menghubungi dokter bedah di Medan yang kebetulan masih saudara, dan disanggupi biaya keseluruhan Rp. 2 juta tanpa honor dokter.&lt;br /&gt;Pihak orang tua diyakinkan terus. dan pada hari perpisahan Tim dengan Klasis dan Runggun Tiga Juhar, sehabis kebaktian yang bersangkutan hadir dan telah memberikan persetujuannya. Jemaat beserta Tim mengadakan pengumpulan dana dan terkumpul Rp. 2 juta sehingga dana yang tersedia menjadi Rp. 3 juta.&lt;br /&gt;Pelaksanaan amputasi dilakukan di RS Siti Fajar, Padang Bulan, sewaktu kami masih berada di Medan dan berjalan dengan baik. Sekarang Rafles Barus telah sehat kembali. Satu hal yang masih perlu dibantu untuk saudara kita ini adalah sebuah kaki palsu untuk menyempurnakan peduli kasih kita.&lt;br /&gt;Kasih Kristus yang telah mengorbankan diri-Nya untuk kita, patutlah kita balas dengan mengucapkan syukur dan peduli terhadap saudara kita. Dalam 1Petrus 1: 22 disebutkan: ”Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-540120365995109112?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/feeds/540120365995109112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/peduli-kasih-oleh-pt.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/540120365995109112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/540120365995109112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/peduli-kasih-oleh-pt.html' title=''/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3248986208737135781.post-7352864405612900500</id><published>2008-09-01T05:51:00.000-07:00</published><updated>2008-09-01T09:14:08.069-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Agustus [Tahun 2004]'/><title type='text'>TERSENYUM SAMBIL MERENUNG</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TIDUR&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang penanggung jawab pengungsi korban banjir sedang bertanya kepada seorang pendeta: “ Kalau boleh saya tahu, gereja bapak ini dapat menampung berapa orang untuk tidur?”&lt;br /&gt;Pendeta itu mengkerutkan keningnya, mencoba mengira-ngira. Setelah hitungannya dirasa akurat barulah ia menjawab lantang, “kalau tidak salah, setiap minggunya, di gereja ini yang tidur kira-kira 50-60 orang Pak!”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;BILUR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Seorang pendeta sekali waktu mendoakan jemaatnya yang sedang sakit: “… dan karena bulir-bulirNya, engkau telah disembuhkan.” Dan tidak lama kemudian jemaat yang sakit itupun sembuh.&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, pendeta ini diminta kembali untuk mendoakan jemaat lain yang sakit. Dalam perjalanan, pendamping pendeta ini mengingatkan: “Pak Pendeta, tolong jangan salah ucap lagi. Yang betul itu bilur-bilur bukan bulir-bulir.”&lt;br /&gt;Sang Pendeta menukas: “Ah, aku bilang bulir-bulir saja orang sembuh, apalagi kalau bilur-bilur.”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;SAUDARA KEMBAR&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Seorang guru sekolah minggu yang setengah mengantuk bertanya kepada muridnya. Namun, karena mengantuk pertanyaannya pun agak ngawur. “Ayo, coba sebutkan tokoh kembar dalam Alkitab?”.&lt;br /&gt;Meski pertanyaannya salah, ada juga yang bisa menjawab. “Itu mudah, Bu.’&lt;br /&gt;“Ayo coba jawab.”&lt;br /&gt;“1 Samuel dan 2 Samuel,” jawab salah seorang murid percaya diri.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;u&gt;SEBAIKNYA ANDA TAHU&lt;/u&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;APA YANG BISA DIKERJAKAN KETIKA LANJUT USIA&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Komodor Vanderbilt membangun hampir seluruh rel keretanya ketika ia berusia lebih 70 tahun&lt;br /&gt;Filsuf Kant menulis karya-karya terbesarnya dalam bidang filsafat saat berusia lebih 70 tahun&lt;br /&gt;Sastrawan Goethe menulis bagian kedua dari Faust ketika usainya 80 tahun&lt;br /&gt;Penulkis Tennyson berumur 83 tahun ketika ia menulis Crossing the Bar&lt;br /&gt;Negarawan Benjamin Franklin memberi sumbangsih terbesar bagi negerinya ketika ia menginjak usia 60 tahun&lt;br /&gt;Gladstone terpilih menjadi Perdana Menteri Inggris ketika berusia 83 tahun&lt;br /&gt;John Glenn terbang kembali ke ruang angkasa di usia 75 tahun&lt;br /&gt;Komponis Verdi menulis opera di usia 80-an&lt;br /&gt;Pelukis Titian menciptakan The Battle of Lepanto di usia 95 dan Last Supper pada umur 99 tahun&lt;br /&gt;Michaelangelo tetap menghasilkan adikarya kala usianya 89 tahun&lt;br /&gt;Demikian juga Monet yang terus mencipta di usia 85 tahun&lt;br /&gt;KAYA&lt;br /&gt;Pada tahun 1923, sekolompok orang terkaya di dunia berkumpul di Hotel Edgewater Beach di Chicago, Illinois. Inilah orang-orang tersebut dan apa yang terjadi pada mereka.&lt;br /&gt;Charles Schwab, presiden perusahaan baja terbesar, meninggal dalam keadaan bangkrut&lt;br /&gt;Arthur Cutten, spekulator gandum terbesar, meninggal dalam keadaan bangkrut&lt;br /&gt;Richard Witney, presiden New York Stock Exchange, meninggal setelah dibebaskan dari penjara Sing Sing&lt;br /&gt;Albert Fall, anggota kabinet Amerika, diampuni dari hukuman penjara agar bisa meninggal di rumahnya sendiri&lt;br /&gt;Jess Livermore, pialang yang dianggap paling hebat di Wall Street, meninggal karena bunuh diri&lt;br /&gt;Ivan Krueger, orang kaya raya yang perusahaannya memegang monopoli, meninggal karena bunuh diri&lt;br /&gt;Meski banyak orang yang berkata “Segalanya perlu uang,” namun “Uang ternyata bukan segalanya.”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3248986208737135781-7352864405612900500?l=gbkprawwamangun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/7352864405612900500'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3248986208737135781/posts/default/7352864405612900500'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://gbkprawwamangun.blogspot.com/2008/09/tersenyum-sambil-merenung.html' title='TERSENYUM SAMBIL MERENUNG'/><author><name>*</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07633773869450909778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://4.bp.blogspot.com/_xkq0OAPIvjY/SKORNlZwIdI/AAAAAAAAABE/UNPEQ4MUUVs/s1600-R/Logo-GBKP.jpg'/></author></entry></feed>
